Pemuda Muhammadiyah Masifkan Gerakan Menanam Pohon
Fajar adhitya
Ahad, 28 November 2021 - 13:07 WIB
Tangan memegang dan merawat tanaman muda hijau. Foto: iStock.
Upaya Pemuda Muhammadiyah dalam pelestarian lingkungan patut dijadikan teladan. Pemuda Muhammadiyah masifkan gerakan menanam pohon untuk mencegah longsor di Kabupaten Batang, Jawa Tengah dengan menanam 500 batang pohon.
Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengatakan bahwa gerakan menanam pohon adalah simbol spirit regenerasi masyarakat atas alam. Keberadaan pohon juga merupakan simbol relasi manusia dengan lingkungan.
“Menanam pohon adalah juga wujud perilaku yang putih serta sebuah ketulusan yang tak pernah menagih. Selamat Hari Pohon Sedunia, teman-teman Pemuda Muhammadiyah, mari terus kita gelorakan gerakan 'Satu Pohon, Satu Kader',” katanya akhir pekan ini.
Baca Juga:Akademisi Didorong Ciptakan Terobosan Baru dalam Penciptaan Obat Herbal
Selain untuk menguatkan tanah, gerakan menanam pohon juga untuk mengikat air yang bisa digunakan dalam waktu jangka panjang. Tidak hanya menanam pohon, gerakan ini juga menebar ratusan ekor benih ikan air tawar, dan burung perkutut untuk menjaga ekosistem alam.
Dilansir Muhammadiyah.or.id, Koordinator Aksi, Irfan Fambudi menjelaskan, gerakan ini sebagai usaha merawat lingkungan agar diteruskan kepada generasi mendatang. Ia menambahkan, gerakan menanam pohon tidak cukup dilakukan melalui aksi taktis, tapi juga harus didukung dengan kebijakan.
Baca Juga:MTQ Sarana Wujudkan Generasi Milinial yang Qurani
Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengatakan bahwa gerakan menanam pohon adalah simbol spirit regenerasi masyarakat atas alam. Keberadaan pohon juga merupakan simbol relasi manusia dengan lingkungan.
“Menanam pohon adalah juga wujud perilaku yang putih serta sebuah ketulusan yang tak pernah menagih. Selamat Hari Pohon Sedunia, teman-teman Pemuda Muhammadiyah, mari terus kita gelorakan gerakan 'Satu Pohon, Satu Kader',” katanya akhir pekan ini.
Baca Juga:Akademisi Didorong Ciptakan Terobosan Baru dalam Penciptaan Obat Herbal
Selain untuk menguatkan tanah, gerakan menanam pohon juga untuk mengikat air yang bisa digunakan dalam waktu jangka panjang. Tidak hanya menanam pohon, gerakan ini juga menebar ratusan ekor benih ikan air tawar, dan burung perkutut untuk menjaga ekosistem alam.
Dilansir Muhammadiyah.or.id, Koordinator Aksi, Irfan Fambudi menjelaskan, gerakan ini sebagai usaha merawat lingkungan agar diteruskan kepada generasi mendatang. Ia menambahkan, gerakan menanam pohon tidak cukup dilakukan melalui aksi taktis, tapi juga harus didukung dengan kebijakan.
Baca Juga:MTQ Sarana Wujudkan Generasi Milinial yang Qurani