Otomotif
Bangun Pabrik, Xiaomi Siap Produksi 300 Ribu Mobil Listrik
Muhammad rifai akif
Senin, 29 November 2021 - 20:39 WIB
Xiaomi Corp akan membangun pabrik yang dapat memproduksi 300.000 kendaraan setiap tahun. Foto: iStock
Raksasa ponsel pintar China Xiaomi Corp akan membangun pabrik yang dapat memproduksi 300.000 kendaraan setiap tahun di Beijing untuk unit kendaraan listriknya.
Menurut Badan Pengembangan Ekonomi yang didukung pemerintah Beijing Etown, pabrik tersebut akan dibangun dalam dua fase dan juga Xiaomi akan membangun kantor pusat unit mobil, kantor penjualan dan penelitian di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Beijing.a jug
Beijing E-Town mengatakan pihaknya mengantisipasi pabrik mencapai produksi massal pada 2024, sebuah tujuan yang diumumkan oleh Kepala Eksekutif Xiaomi Lei Jun pada Oktober.
Baca juga: Apple Segera Luncurkan Mobil Listrik pada 2025
Pada bulan Maret, Xiaomi mengatakan akan berkomitmen untuk menginvestasikan $ 10 miliar di divisi mobil listrik baru selama 10 tahun. Perusahaan menyelesaikan pendaftaran bisnis unit EV-nya pada akhir Agustus.
Perusahaan telah membuka ribuan toko untuk memacu pertumbuhan penjualan domestik untuk bisnis smartphone-nya, tetapi pada akhirnya berniat menggunakan toko-toko ini sebagai channel untuk rencananya menjual kendaraan listrik.
(Sumber: Reuters)
Menurut Badan Pengembangan Ekonomi yang didukung pemerintah Beijing Etown, pabrik tersebut akan dibangun dalam dua fase dan juga Xiaomi akan membangun kantor pusat unit mobil, kantor penjualan dan penelitian di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Beijing.a jug
Beijing E-Town mengatakan pihaknya mengantisipasi pabrik mencapai produksi massal pada 2024, sebuah tujuan yang diumumkan oleh Kepala Eksekutif Xiaomi Lei Jun pada Oktober.
Baca juga: Apple Segera Luncurkan Mobil Listrik pada 2025
Pada bulan Maret, Xiaomi mengatakan akan berkomitmen untuk menginvestasikan $ 10 miliar di divisi mobil listrik baru selama 10 tahun. Perusahaan menyelesaikan pendaftaran bisnis unit EV-nya pada akhir Agustus.
Perusahaan telah membuka ribuan toko untuk memacu pertumbuhan penjualan domestik untuk bisnis smartphone-nya, tetapi pada akhirnya berniat menggunakan toko-toko ini sebagai channel untuk rencananya menjual kendaraan listrik.
(Sumber: Reuters)
(est)