Kagumi Desa Srimulyo, Gus Halim Dorong Pemanfaatan Platform Wisata Digital
Mahmuda attar hussein
Ahad, 05 Desember 2021 - 17:30 WIB
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar saat meresmikan GOR milik Desa Srimulyo, Yogyakarta. Foto: Kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mendorong agar pengelola desa wisata di seluruh indonesia dapat memanfaatkan platform wisata dengan maksimal. Dengan begitu, desa wisata akan berdaya saing untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia.
"Tren ke depan akan sangat bergantung kepada kecepatan kita dalam menyebarkan informasi. Dengan platform wisata digital yang canggih, nanti bisa dimanfaatkan oleh siapapun yang ini tahu desa wisata seperti di Desa Srimulyo ada wisata ini dan itu," jelasnya saat meresmikan GOR milik Desa Srimulyo, Yogyakarta, Sabtu (4/12/21).
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Bersejarah Turki Ini Jadi Alternatif Habiskan Liburan
Gus Halim juga menekankan untuk mempromosikan wisata desa dengan membuat konten-konten kreatif melalui sosial media dan digital marketing. Menurutnya, platform media sosial mempunyai pangsa pasar yang tidak terbatas, sehingga sangat efektif dimanfaatkan sebagai media promosi.
“Selain website desa, promosikan juga ke dunia luar. Sehingga mudah diketahui banyak orang. Bikin konten kreatif, kalau desa nya terkenal, tentu semua warga desa akan mendapat manfaatnya”, tambahnya.
Seperti diketahui, saat melakukan kunjungan ke Desa Srimulyo, Gus Halim mengaku kepincut dengan pengelolaan wisata di Desa Srimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta karena berhasil memanfaatkan potensi desanya dengan maksimal. Menurutnya Desa Srimulyo telah memiliki sebanyak 19 destinasi wisata alam yang dikelola dan dikembangkan BUM Desa dan telah berhasil menarik simpati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Saya memberikan penghargaan khusus kepada Desa Srimulyo sebagai desa yang memiliki destinasi desa terbanyak se Indonesia," kata Gus Halim saat meresmikan GOR milik Desa Srimulyo, Yogyakarta, Sabtu (4/12/21).
"Tren ke depan akan sangat bergantung kepada kecepatan kita dalam menyebarkan informasi. Dengan platform wisata digital yang canggih, nanti bisa dimanfaatkan oleh siapapun yang ini tahu desa wisata seperti di Desa Srimulyo ada wisata ini dan itu," jelasnya saat meresmikan GOR milik Desa Srimulyo, Yogyakarta, Sabtu (4/12/21).
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Bersejarah Turki Ini Jadi Alternatif Habiskan Liburan
Gus Halim juga menekankan untuk mempromosikan wisata desa dengan membuat konten-konten kreatif melalui sosial media dan digital marketing. Menurutnya, platform media sosial mempunyai pangsa pasar yang tidak terbatas, sehingga sangat efektif dimanfaatkan sebagai media promosi.
“Selain website desa, promosikan juga ke dunia luar. Sehingga mudah diketahui banyak orang. Bikin konten kreatif, kalau desa nya terkenal, tentu semua warga desa akan mendapat manfaatnya”, tambahnya.
Seperti diketahui, saat melakukan kunjungan ke Desa Srimulyo, Gus Halim mengaku kepincut dengan pengelolaan wisata di Desa Srimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta karena berhasil memanfaatkan potensi desanya dengan maksimal. Menurutnya Desa Srimulyo telah memiliki sebanyak 19 destinasi wisata alam yang dikelola dan dikembangkan BUM Desa dan telah berhasil menarik simpati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Saya memberikan penghargaan khusus kepada Desa Srimulyo sebagai desa yang memiliki destinasi desa terbanyak se Indonesia," kata Gus Halim saat meresmikan GOR milik Desa Srimulyo, Yogyakarta, Sabtu (4/12/21).