5 Tema Khutbah Jumat: Pentingya Mitigasi Bencana dan Bijak Hadapi Musibah
Fajar adhitya
Kamis, 09 Desember 2021 - 20:05 WIB
Angin badai yang meluluhlantakkan bangunan dan rumah penduduk. Foto: iStock.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Bagi seorang muslim, setiap musibah yang terjadi merupakan kehendak Allah dan merupakan ujian bagi orang-orang yang beriman.
Musibah, kesulitan, dan cobaan dalam kehidupan dapat terjadi pada siapa saja; tidak pandang status sosial, kealiman, kekayaan, dan sebagainya. Allah menguji hamba-hambanya dengan beragam cara, baik dengan kemudahan maupun kesulitan.
Merespon musibah erupsi Gunung Semeru, khatib Jumat dapat menguatkan umat Islam dengan menghadirkan khutbah yang bersifat penyemangat keimanan. Termasuk khutbah berisi motiviasi dan kisah-kisah terdahulu agar dapat dipetik ibrah (pelajaran).
Baca Juga:Kemenkeu Siapkan Anggaran Negara Bantu Warga Terdampak Bencana
Berikut lima tema khutbah Jumat terkait musibah dan bencana:
1. Nabi Yusuf dan Pentingnya Mitigasi Bencana
Kisah Nabi Yusuf alaihissalam menggambarkan betapa pentingya mitigasi bencana. Upaya mitigasi direncanakan dan dilaksanakan dengan matang. Kisah ini bermula dari mimpi Raja Mesir melihat tujuh ekor sapi betina gemuk dimakan tujuh sapi betina kurus dan tujuh bulir gandum hijau serta tujuh bulir gandum kering.
Musibah, kesulitan, dan cobaan dalam kehidupan dapat terjadi pada siapa saja; tidak pandang status sosial, kealiman, kekayaan, dan sebagainya. Allah menguji hamba-hambanya dengan beragam cara, baik dengan kemudahan maupun kesulitan.
Merespon musibah erupsi Gunung Semeru, khatib Jumat dapat menguatkan umat Islam dengan menghadirkan khutbah yang bersifat penyemangat keimanan. Termasuk khutbah berisi motiviasi dan kisah-kisah terdahulu agar dapat dipetik ibrah (pelajaran).
Baca Juga:Kemenkeu Siapkan Anggaran Negara Bantu Warga Terdampak Bencana
Berikut lima tema khutbah Jumat terkait musibah dan bencana:
1. Nabi Yusuf dan Pentingnya Mitigasi Bencana
Kisah Nabi Yusuf alaihissalam menggambarkan betapa pentingya mitigasi bencana. Upaya mitigasi direncanakan dan dilaksanakan dengan matang. Kisah ini bermula dari mimpi Raja Mesir melihat tujuh ekor sapi betina gemuk dimakan tujuh sapi betina kurus dan tujuh bulir gandum hijau serta tujuh bulir gandum kering.