Jadi Pilihan Masyarakat
BMT Diharapkan Jaring Potensi Pasar Keuangan Syariah
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 10 Desember 2021 - 10:05 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki . Foto: KemenkopUKM
Lembaga keuangan mikro syariah, Baitul Mal Wattamil (BMT), tengah menjadi pilihan masyarakat dalam ekonomi syariah nasional.
Tren perkembangan positif dari BMT di Indonesia, tidak lepas dari besarnya porsi masyarakat kelas menengah dan bawah di Indonesia.
Baca juga: Program Fasilitasi Inkubasi Wirausaha, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pengusaha
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebutkan, BMT diharapkan dapat memanfaatkan potensi pasar keuangan syariah yang tinggi di Tanah Air. Tentunya dengan tetap mengikuti perubahan zaman, mengedepankan compliance, serta turut fokus pada pemberdayaan KUMKM dan optimalisasi dana sosial Islam.
"Oleh karena itu, kita harus tingkatkan sinergi dan kolaborasi dengan BMT, dalam meningkatkan kapasitas usaha mikro dan kecil di Indonesia," kata Teten di acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Perhimpunan BMT Indonesia, Semarang, Kamis (9/12).
Apalagi, lanjut Teten, keuangan Islam menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri keuangan global, melampaui pasar keuangan konvensional.
Baca juga: Bank Aceh Syariah Segera Berdiri di Jakarta Akhir Tahun Ini
Tren perkembangan positif dari BMT di Indonesia, tidak lepas dari besarnya porsi masyarakat kelas menengah dan bawah di Indonesia.
Baca juga: Program Fasilitasi Inkubasi Wirausaha, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pengusaha
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebutkan, BMT diharapkan dapat memanfaatkan potensi pasar keuangan syariah yang tinggi di Tanah Air. Tentunya dengan tetap mengikuti perubahan zaman, mengedepankan compliance, serta turut fokus pada pemberdayaan KUMKM dan optimalisasi dana sosial Islam.
"Oleh karena itu, kita harus tingkatkan sinergi dan kolaborasi dengan BMT, dalam meningkatkan kapasitas usaha mikro dan kecil di Indonesia," kata Teten di acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Perhimpunan BMT Indonesia, Semarang, Kamis (9/12).
Apalagi, lanjut Teten, keuangan Islam menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri keuangan global, melampaui pasar keuangan konvensional.
Baca juga: Bank Aceh Syariah Segera Berdiri di Jakarta Akhir Tahun Ini