DPR Dorong Pemanfaatan Potensi Geothermal untuk Pariwisata
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 10 Desember 2021 - 14:30 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, Diah Nurwitasari. (Foto: DPR RI)
Anggota Komisi VII DPR RI Diah Nurwitasari, mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) tak hanya sebagai sumber energi, melainkan bisa juga untuk sektor pariwisata.
Diah mengatakan potensi EBT di Indonesia sangat banyak, seperti potensi geothermal. Namun, dalam pemanfaatannya terbilang masih sedikit.
"Hasil dari panas bumi area Lahendong Tomohon yang didapat tidak hanya uap panas saja, tetapi juga ada sumber air panasnya dan itu terlewatkan begitu saja. Sebetulnya air panas ini juga bisa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk membangun wisata air panas," kata Diah dalam keterangannya seperti dikutip Jumat (10/12).
Baca juga:Pemuda Desa Sulap Tempat Sampah Jadi Tempat Wisata
Legislator dapil Jawa Barat II itu menilai pemerintah perlu bersinergi dengan pihak swasta untuk mengembangkan dan menggali potensi wisata panas bumi yang ada di Indonesia.
Meskipunharus bekerja sama dengan swasta, lanjut Diah, pemerintah harus benar-benar serius dalam pengembangannya.
"Karena sumber energi baru terbarukan untuk wisata air panas bisa menjadi sesuatu yang terjangkau dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tuturnya.
Diah mengatakan potensi EBT di Indonesia sangat banyak, seperti potensi geothermal. Namun, dalam pemanfaatannya terbilang masih sedikit.
"Hasil dari panas bumi area Lahendong Tomohon yang didapat tidak hanya uap panas saja, tetapi juga ada sumber air panasnya dan itu terlewatkan begitu saja. Sebetulnya air panas ini juga bisa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk membangun wisata air panas," kata Diah dalam keterangannya seperti dikutip Jumat (10/12).
Baca juga:Pemuda Desa Sulap Tempat Sampah Jadi Tempat Wisata
Legislator dapil Jawa Barat II itu menilai pemerintah perlu bersinergi dengan pihak swasta untuk mengembangkan dan menggali potensi wisata panas bumi yang ada di Indonesia.
Meskipunharus bekerja sama dengan swasta, lanjut Diah, pemerintah harus benar-benar serius dalam pengembangannya.
"Karena sumber energi baru terbarukan untuk wisata air panas bisa menjadi sesuatu yang terjangkau dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tuturnya.
(sof)