Destinasi Wisata Baru di Sleman
Museum Terbuka Bakalan Tetenger Erupsi Merapi 2010
Priyo Setyawan
Senin, 13 Desember 2021 - 08:00 WIB
Museum Terbuka Bakalan, Argomulyo, Cangkringan, Sleman. foto dok Prokompin Sleman
Destinasi wisata di Sleman bertambah. Kepastian ini setelah Bupati Sleman, Kustini meresmikan Museum Terbuka Bakalan, Argomulyo Cangkringan, Sleman, Sabtu (11/12/2021). Museum Terbuka Bakalan merupakan tetenger atau monumen erupsi Gunung Merapi tahun 2010 yang melanda di tempat ini.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Suparmono mengatakan pembangunan tetenger erupsi Merapi Tahun 2010 di Bakalan, Argomulyo, Cangkringan ini sebagai pengingat dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar Gunung Merapi agar memahami akan resiko bencana erupsi Merapi. Sehingga diharapkan tidak ada lagi korban karena kealpaan masyarakat itu sendiri...
“Selain itu Museum Terbuka Bakalan ini juga menjadi wisata edukasi dan mitigasi bencana sehingga memberikan pengalaman sebagai wisata minat khusus bagi pengunjung yang datang ke Kabupaten Sleman,” katanya, Minggu (12/12/2021).
Baca juga: Kampung Wisata Kreatif Cigadung jadi Alternatif Wisata Warga Bandung
.
Ia menjelaskan untuk pengeloaan Museum Terbuka Bakalan nantinya akan dikerjasamakan dengan Pokmas penggiat pariwisata melalui badan usaha kalurahan (Bumkad) Argomulyo. Sehingga dapat menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat setempat.
“Untuk akselerasi tingkat kunjungan wisatawan ke Museum Terbuka Bakalan kami juga akan menggandeng Komunitas Jeep Wisata untuk memasukan trip atau jalur jeep wisata ke kawasan Museum Terbuka Bakalan,” paparnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Suparmono mengatakan pembangunan tetenger erupsi Merapi Tahun 2010 di Bakalan, Argomulyo, Cangkringan ini sebagai pengingat dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar Gunung Merapi agar memahami akan resiko bencana erupsi Merapi. Sehingga diharapkan tidak ada lagi korban karena kealpaan masyarakat itu sendiri...
“Selain itu Museum Terbuka Bakalan ini juga menjadi wisata edukasi dan mitigasi bencana sehingga memberikan pengalaman sebagai wisata minat khusus bagi pengunjung yang datang ke Kabupaten Sleman,” katanya, Minggu (12/12/2021).
Baca juga: Kampung Wisata Kreatif Cigadung jadi Alternatif Wisata Warga Bandung
.
Ia menjelaskan untuk pengeloaan Museum Terbuka Bakalan nantinya akan dikerjasamakan dengan Pokmas penggiat pariwisata melalui badan usaha kalurahan (Bumkad) Argomulyo. Sehingga dapat menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat setempat.
“Untuk akselerasi tingkat kunjungan wisatawan ke Museum Terbuka Bakalan kami juga akan menggandeng Komunitas Jeep Wisata untuk memasukan trip atau jalur jeep wisata ke kawasan Museum Terbuka Bakalan,” paparnya.