Majelis Hukama Al Muslimin Bertemu Wapres Belajar Toleransi dan Kerukunan
Muhammad rifai akif
Rabu, 15 Desember 2021 - 10:25 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin menerima kunjungan dari Majelis Hukama Al Muslimin, di Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Setwapres
Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Al Muslimin (MHM) Sultan Faisal Al Rumaithi mengunjungi kediaman resmi Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Selasa (14/12/2021), kemarin.
Menurut keterangan dari juru bicara Wapres Masduki Baidlowi, upaya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia menjadi bahasan utama dari pertemuan antara Ma'ruf Amin dan Rumaithi.
Baca juga: Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat
"Salah satu agendanya juga bahwa para ulama ini ingin belajar kepada Indonesia, kepada para tokoh muslim Indonesia mengenai kenapa muslim di Indonesia, yang mayoritas, dapat berkumpul bersama-sama kalangan minoritas secara damai," ujar Masduki.
Para tokoh muslim yang berkantor di Abu Dhabi tersebut juga berdiskusi dengan Wapres terkait kegiatan untuk menyosialisasikan Majelis yang merupakan lembaga independen internasional itu.
"Jadi Majelis ini sengaja datang ke Indonesia untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas sosialisasi dari Majelis ini," tutur Masduki seperti disampaikan dalam keterangan tertulis.
Masduki menambahkan, Rumaithi merasa takjub dengan penduduk Indonesia, dengan populasi tinggi, mampu menjaga perdamaian di tengah perbedaan agama, budaya dan bahasa.
Menurut keterangan dari juru bicara Wapres Masduki Baidlowi, upaya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia menjadi bahasan utama dari pertemuan antara Ma'ruf Amin dan Rumaithi.
Baca juga: Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat
"Salah satu agendanya juga bahwa para ulama ini ingin belajar kepada Indonesia, kepada para tokoh muslim Indonesia mengenai kenapa muslim di Indonesia, yang mayoritas, dapat berkumpul bersama-sama kalangan minoritas secara damai," ujar Masduki.
Para tokoh muslim yang berkantor di Abu Dhabi tersebut juga berdiskusi dengan Wapres terkait kegiatan untuk menyosialisasikan Majelis yang merupakan lembaga independen internasional itu.
"Jadi Majelis ini sengaja datang ke Indonesia untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas sosialisasi dari Majelis ini," tutur Masduki seperti disampaikan dalam keterangan tertulis.
Masduki menambahkan, Rumaithi merasa takjub dengan penduduk Indonesia, dengan populasi tinggi, mampu menjaga perdamaian di tengah perbedaan agama, budaya dan bahasa.