Mahasiswa UNY Membuat Hand Sanitizer Alami dari Daun Sirih dan Jeruk Nipis
Priyo Setyawan
Jum'at, 17 Desember 2021 - 18:26 WIB
Handsanitizer buatan mahasiswa UNY berbahan dasar daun jeruk dan sirih. (Foto dok Humas UNY)
Mahasiswa program studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Ismi Fauziah Zainurrobbi berhasil mengolah daun sirih dan jeruk nipis sebagai bahan dasar membuat hand sanitizer. Selain ramah lingkungan, hand santizer dari bahan tersebut memiliki harga jual yang terjangkau.
Ismi Fauziah Zainurrobbi mengatakan pandemi Covid-19 membuat banyak perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan untuk mencegah penularan penyakit. Salah satunya dengan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer. Namun yang menjadi permasalahan harganya bagi sebagian masyarakat masih mahal.
“Karena itu saya mencoba membuat handsanitizer sederhana dari bahan alami daun sirih dan jeruk yang mudah didapatkan,” katanya, Jumat (17/12/2021).
Baca juga:Mahasiswa IAIN Kendari Olah Jeruk Etno Tolaki untuk Cairan Antiseptik
Dia menjelaskan jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk pembuatan hand sanitizer karena memiliki komponen kimia seperti flavonoid, alkaloid, tanin, minyak atsiri, dan saponin yang mempunyai aktivitas antimikroba.
“Jeruk nipis mempu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro,” jelasnya.
Sedangkan daun sirih sudah digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional sebagai antiseptik alami karena kandungan anti bakteri dan anti jamur sehingga digunakan sebagai obat kumur serta obat luka sejak zaman dahulu hingga sekarang.
Ismi Fauziah Zainurrobbi mengatakan pandemi Covid-19 membuat banyak perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan untuk mencegah penularan penyakit. Salah satunya dengan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer. Namun yang menjadi permasalahan harganya bagi sebagian masyarakat masih mahal.
“Karena itu saya mencoba membuat handsanitizer sederhana dari bahan alami daun sirih dan jeruk yang mudah didapatkan,” katanya, Jumat (17/12/2021).
Baca juga:Mahasiswa IAIN Kendari Olah Jeruk Etno Tolaki untuk Cairan Antiseptik
Dia menjelaskan jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk pembuatan hand sanitizer karena memiliki komponen kimia seperti flavonoid, alkaloid, tanin, minyak atsiri, dan saponin yang mempunyai aktivitas antimikroba.
“Jeruk nipis mempu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro,” jelasnya.
Sedangkan daun sirih sudah digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional sebagai antiseptik alami karena kandungan anti bakteri dan anti jamur sehingga digunakan sebagai obat kumur serta obat luka sejak zaman dahulu hingga sekarang.