Kasus Omicron di Indonesia Diduga dari WNI yang Baru Tiba dari Nigeria
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 19 Desember 2021 - 22:30 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Hasil pelacakan asal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia dengan kasus pertama diduga berasal dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria. WNI tersebut diduga datang pada tanggal 27 November 2021 silam.
Juru Bicara Vaksinasi COovid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid mengatakan WNI tersebut bukan N, pekerja kebersihan di Wisma Atlet Jakarta, melainkan TF, 21 WNI yang baru tiba usai melakukan perjalanan ke Nigeria.
"N tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri sehingga dapat disimpulkan N tertular dari WNI yang datang dari luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet," ujar Nadia, dalam rilis yang diterima Langit7, Minggu (19/12/2021).
Menurut Nadia, ada 169 WNI dari luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet antara 24 November hingga 3 Desember 2021. Dari hasil tracing, satu orang berinidial TF, probable dengan kemungkinan besar tertular Omicron.
"Namun, hasil test PCR untuk TF sudah dinyatakan negatif," tegasnya.
Baca juga:Cegah Penyebaran Omicron, DPR Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA
Nadia menambahkan, terdeteksinya kasus pertama Omicron di Indonesia merupakan salah satu fungsi utama dari karantina bagi setiap orang yang masuk ke negara Indonesia.
Juru Bicara Vaksinasi COovid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid mengatakan WNI tersebut bukan N, pekerja kebersihan di Wisma Atlet Jakarta, melainkan TF, 21 WNI yang baru tiba usai melakukan perjalanan ke Nigeria.
"N tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri sehingga dapat disimpulkan N tertular dari WNI yang datang dari luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet," ujar Nadia, dalam rilis yang diterima Langit7, Minggu (19/12/2021).
Menurut Nadia, ada 169 WNI dari luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet antara 24 November hingga 3 Desember 2021. Dari hasil tracing, satu orang berinidial TF, probable dengan kemungkinan besar tertular Omicron.
"Namun, hasil test PCR untuk TF sudah dinyatakan negatif," tegasnya.
Baca juga:Cegah Penyebaran Omicron, DPR Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA
Nadia menambahkan, terdeteksinya kasus pertama Omicron di Indonesia merupakan salah satu fungsi utama dari karantina bagi setiap orang yang masuk ke negara Indonesia.