home lifestyle muslim

Angka Kematian Tinggi, Lebih dari 30 Ribu Orang di Indonesia Didiagnosa Kanker Paru

Rabu, 22 Desember 2021 - 12:00 WIB
Hasil rontgen dari penderita kanker paru. Foto: LANGIT7/iStock
Penyakit kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi setelah jantung dan stroke di Indonesia. Berdasarkan data Global Burden of Cancer Study (Globocan) 2020, sebanyak 34.783 orang di Indonesia didiagnosa dengan kanker paru, dengan angka kematian 30.483 jiwa. Bahkan, angka tersebut diprediksi akan meningkat hingga 43 persen menjadi 43.900 di tahun 2030.

Baca juga: Waspada Kanker Hati, Si Pembunuh Senyap

Proses penatalaksanaan pasien kanker paru secara umum cukup mengkhawatirkan. Kemajuannya pun relatif lambat dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker liver dan lain-lain.

Menurut data World Health Organization (WHO), hanya kurang dari 20 persen angka tingkat kelangsungan hidup lima tahun kanker paru, dan itu sangatlah rendah.

Fakta juga mengatakan bahwa sebanyak 2/3 dari pasien baru yang berkonsultasi ke dokter, sudah dengan kondisi kanker lokal ganas atau sudah bermetastasis di mana sel kanker sudah berpindah dari sel intinya ke anggota tubuh lain. Dengan kondisi seperti ini, kemungkinan kanker paru disembuhkan pun menjadi sulit.

Karena itu dibutuhkan langkah khusus agar kanker paru bisa mendapat penanganan yang baik untuk dapat menurunkan angka kematian yang tinggi.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) dr Evlina Suzanna, Sp.PA, mengatakan deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan hasil penatalaksanaan kanker paru.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kesehatan kanker kanker paru angka kematian
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya