Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Angka Kematian Tinggi, Lebih dari 30 Ribu Orang di Indonesia Didiagnosa Kanker Paru

muhammad rifai akif Rabu, 22 Desember 2021 - 12:00 WIB
Angka Kematian Tinggi, Lebih dari 30 Ribu Orang di Indonesia Didiagnosa Kanker Paru
Hasil rontgen dari penderita kanker paru. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Penyakit kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi setelah jantung dan stroke di Indonesia. Berdasarkan data Global Burden of Cancer Study (Globocan) 2020, sebanyak 34.783 orang di Indonesia didiagnosa dengan kanker paru, dengan angka kematian 30.483 jiwa. Bahkan, angka tersebut diprediksi akan meningkat hingga 43 persen menjadi 43.900 di tahun 2030.

Baca juga: Waspada Kanker Hati, Si Pembunuh Senyap

Proses penatalaksanaan pasien kanker paru secara umum cukup mengkhawatirkan. Kemajuannya pun relatif lambat dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker liver dan lain-lain.

Menurut data World Health Organization (WHO), hanya kurang dari 20 persen angka tingkat kelangsungan hidup lima tahun kanker paru, dan itu sangatlah rendah.

Fakta juga mengatakan bahwa sebanyak 2/3 dari pasien baru yang berkonsultasi ke dokter, sudah dengan kondisi kanker lokal ganas atau sudah bermetastasis di mana sel kanker sudah berpindah dari sel intinya ke anggota tubuh lain. Dengan kondisi seperti ini, kemungkinan kanker paru disembuhkan pun menjadi sulit.

Karena itu dibutuhkan langkah khusus agar kanker paru bisa mendapat penanganan yang baik untuk dapat menurunkan angka kematian yang tinggi.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) dr Evlina Suzanna, Sp.PA, mengatakan deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan hasil penatalaksanaan kanker paru.

"Proses ini tidak dapat dipisahkan dari kualitas diagnosis yang komprehensif, dan pemeriksaan oleh tenaga medis profesional,” kata Evlina dalam keterangan tertulisnya.

Tidak hanya menekankan pentingnya deteksi dini, cara pengobatan juga penting dalam menyembuhkan kanker paru. Pengobatan yang menyesuaikan dengan kondisi pasien.

“Dengan diperkenalkannya pengobatan presisi yang menargetkan tumor ALK dan EGFR positif pada kanker paru, ada harapan untuk bisa melihat perbaikan pada kesintasan pasien tanpa ada perburukan pada kankernya sendiri.” kata Evlina.

Baca juga: Hilangkan Bau Mulut, Paru-paru Hitam dan Cegah Kanker dari Satu Buah Ini

Kanker paru masih terus menjadi tantangan, baik dalam ranah klinis maupun riset. Dikembangkannya terapi baru, imunoterapi kanker bersama dengan penanganan lain yang sudah ada, memberikan harapan bagi pasien dan keluarganya.

Imunoterapi kanker berbeda dengan pengobatan yang lain, sistem kerja dari pengobatan imunoterapi langsung menghambat sinyal negatif yang digunakan kanker untuk mengelabui sistem imun tubuh melawan kanker.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)