LANGIT7.ID-, Jakarta - - Ibunda penyanyi
Raisa Andriana, Ria Mariaty binti Rachmat Ardiwinangoen
meninggal dunia pada Sabtu (29/11/2025) pukul 07.19 WIB di
Rumah Sakit Dharmais, Jakarta.
Kabar duka dibagikan oleh kakak Raisa, Rinaldi Nurpratama lewat unggahan Instagram Stories.
Diketahui sebelum meninggal, Ria Mariaty menjalani perawatan di rumah sakit atas
kanker paru stadium 4 yang dideritanya.
Baca juga: Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal DuniaSebelumnya pada Oktober 2024, Ria Mariaty didiagnosa mengidap
TBC (tuberkulosis) akibat
batuk yang dialaminya selama sebulan.
Rinaldi membagikan cerita awal sang ibu didiagnosa
kanker paru.
"Oktober 2024: Ibu batuk selama sebulan, jadi ke dokter penyakit dalam dan dokter paru. Ia didiagnosis mengidap TB/TBC (seperti yang lebih dikenal di Indonesia) dan dirawat di rumah sakit selama dua minggu," tulisnya.
Setelah menjalani perawatan, Ria Mariaty diberikan obat-obatan. Namun, ada efek samping yang dirasakannya seperti mual, muntah, dan pusing.
Hingga akhirnya, tiga hari kemudian ibunda Raisa ini harus menjalani lagi perawatan di rumah sakit.
Di pemeriksaan kedua, dokter mengambil langkah untuk melakukan PET Scan guna mendeteksi kemungkinan risiko kanker.
Hasilnya keluar beberapa hari kemudian dan menunjukkan bahwa Ria Mariaty mengidap
kanker paru stadium 4.
Baca juga: Mengenali Tanda-tanda Kanker Paru-Paru yang Sering SamarMengenal Gejala Kanker Paru Mengutip laman Kementerian Kesehatan, menurut pengertiannya
kanker paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap rokok.
Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko kanker paru, seperti merokok baik perokok aktif maupun pasif, genetik hingga mereka yang bekerja dengan asbes, arsen, kromat, nikel klorometil eter, gas mustard dan paparan oven arang.
Di tahap awal, kanker paru-paru tidak memperlihatkan gejala apapun. Namun mencapai tahap tertentu ada beberapa ciri yang muncul dari kanker paru seperti:
1. Sakit kepala
2. Berat badan turun
3. Kehilangan selera makan
4. Suara menjadi serak
5. Perubahan pada bentuk jari
6. Pembengkakan pada wajah atau leher
7. Batuk berkelanjutan dan bertambah parah hingga akhirnya mengalami batuk darah
8. Sesak nafas disertai rasa nyeri di dada
Baca juga: Angka Kematian Tinggi, Lebih dari 30 Ribu Orang di Indonesia Didiagnosa Kanker Paru(est)