Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Januari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kumpulan Hadits tentang Kebersihan dan Kesehatan, Tiap Muslim Wajib Tahu

esti setiyowati Senin, 13 Oktober 2025 - 15:44 WIB
Kumpulan Hadits tentang Kebersihan dan Kesehatan, Tiap Muslim Wajib Tahu
Ilustrasi keluarga Muslim yang mengajarkan kebersihan pada anaknya. Foto: Pexels.
LANGIT7.ID-, - Islam adalah agama yang memberi perhatian besar pada kesehatan, kebersihan, dan upaya perlindungannya. Salah satu konsep kebersihan yang dekat dalam keseharian seorang Muslim, yaitu berwudhu sebelum shalat.

Kemudian, Islam juga mewajibkan bagi umatnya untuk mandi wajib usai berhubungan intim dengan pasangan, dan banyak contoh lain lagi.

Berikut kumpulan hadits yang menyebutkan beberapa sikap Islam pada kesehatan dan kebersihan.

Baca juga: Islam Agama Bersih dan Cantik: Kebersihan Adalah Dasar Pokok

1. Kebersihan sebagian dari iman

Abu Malik Al-Asy`ari radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kebersihan adalah separuh dari iman."

2. Anjuran menyikat gigi

Anas radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Aku perbanyak (anjuran) untuk kalian tentang bersiwak.” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 888]

Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Seandainya aku tidak membebani umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk menggunakan siwak sebelum setiap salat." (Al-Bukhari dan Muslim)

3. Kebersihan pribadi adalah fitrah manusia

Abu Hurairah (ra) meriwayatkan bahwa Nabi (saw) bersabda:

“Lima amalan yang termasuk fitrah: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, dan memotong pendek kumis.” (Al-Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Kurangi 4 Kebiasaan Ini Agar Kualitas Kebersihan Hati Terjaga

4. Mandi dan memakai parfum di hari Jumat

Abu Dzar meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda:

"Barangsiapa mandi pada hari Jumat dan melakukannya dengan baik, bersuci dan melakukannya dengan baik, mengenakan pakaian terbaiknya, dan memakai apa pun yang Allah tetapkan untuknya dari wewangian keluarganya, kemudian datang ke masjid dan tidak terlibat dalam omong kosong atau memisahkan (mendorong) dua orang, maka ia akan diampuni dosa-dosanya antara hari itu dan Jumat sebelumnya." (HR. Ibnu Majah dan disahih oleh Al-Albani)

5. Adab membuang hajat

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jauhkanlah dirimu dari dua perbuatan terkutuk (terlaknat), yaitu suka buang air di jalan umum atau suka buang air di tempat orang berteduh.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 269]

Abu Daud menambahkan dari Mu’adz, “Dan tempat-tempat air.” [HR. Abu Daud, no. 26. Sanad hadits ini dhaif yaitu pada tambahan al-mawrid. Lihat Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram, 1:370].

6. Menjaga kebersihan lingkungan

Abu Dzar Al-Ghafari radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Menyingkirkan hal-hal yang mengganggu dari jalan merupakan sedekah." (Dishahihkan oleh Al-Albani)

7. Anjuran berobat

“Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obatnya dan menjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya. Maka berobatlah kalian, dan jangan kalian berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Dawud dari Abu Darda)

Baca juga: Syiar dan Aksi Peduli Kebersihan Lewat Gerakan Mukena Bersih

Hadits riwayat Imam Bukhari dari sahabat Abu Hurairah,

“Sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit kecuali diturunkan pula baginya obat.”

8. Anjuran makan secukupnya jangan berlebihan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR Ahmad).

Syaikh Muhammad Al-Mubarakfury menjelaskan,

ﻭﺍﻣﺘﻼﺅﻩ ﻳﻔﻀﻲ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻔﺴﺎﺩ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻭﺍﻟﺪﻧﻴا

“Penuhnya perut (dengan makanan) bisa menyebabkan kerusakan agama dan dunia (tubuhnya)”

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan bahaya kekenyangan karena penuhnya perut dengan makanan, beliau berkata,

لان الشبع يثقل البدن، ويقسي القلب، ويزيل الفطنة، ويجلب النوم، ويضعف عن العبادة

“Kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Januari 2026
Imsak
04:18
Shubuh
04:28
Dhuhur
12:06
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan