LANGIT7.ID-, Jakarta - - Bagi sebagian orang,
minum susu hangat sebelum tidur sudah menjadi kebiasaan yang dipercaya bisa membuat tubuh lebih rileks dan
tidur lebih nyenyak. Ternyata, kebiasaan sederhana ini memang memiliki sejumlah
manfaat bagi kesehatan tubuh.
Konsultan Senior sekaligus Kepala Gastroenterologi Rumah Sakit Spesialis Dharmashila Naraya India, Dr. Ashok Kumar, menjelaskan bahwa susu tetap memberikan nutrisi penting bagi tubuh meski diminum pada malam hari sebelum tidur.
Baca juga: Mengandung Gizi Berbeda, Air Tajin Bukan Pengganti SusuMenurutnya, kandungan dalam susu seperti kalsium, protein, magnesium, dan vitamin tetap bermanfaat kapan pun dikonsumsi.
“Susu dapat dikonsumsi di pagi hari atau sebelum tidur, bagaimanapun caranya,
nutrisinya tetap sama
kalsium baik untuk tulang, protein untuk otot, magnesium untuk saraf, dan vitamin penting,” kata Kumar seperti dikutip dari Hindustan Times pada Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, susu mengandung triptofan, yaitu asam amino yang membantu tubuh memproduksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur pola tidur. Karena itu, susu hangat kerap dikaitkan dengan efek menenangkan dan membantu tubuh lebih rileks menjelang tidur.
Selain membantu kualitas tidur, minum susu hangat juga disebut dapat membantu meredakan stres emosional setelah menjalani aktivitas seharian. Meski demikian, Kumar mengingatkan bahwa susu bukan “obat instan” untuk mengatasi insomnia, melainkan bagian dari rutinitas malam yang menenangkan.
Baca juga: Disebut Minuman Surga, Susu Punya Manfaat Baik Bagi KesehatanNamun, kebiasaan minum susu sebelum tidur ternyata tidak cocok untuk semua orang. Kumar mengatakan beberapa orang dapat mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsinya, terutama yang memiliki intoleransi laktosa.
Bahkan pada sebagian orang, susu juga bisa memicu naiknya asam lambung, terutama jika mengonsumsi susu full cream lalu langsung berbaring.
"Susu mengandung laktosa, yaitu gula yang sulit dicerna oleh banyak orang, dan minum susu dapat menyebabkan kembung, gas, sakit perut, atau diare. Bagi sebagian orang, bisa jadi mulas atau asam lambung, terutama jika mereka minum susu full fat dan langsung berbaring setelahnya," katanya.
Tak hanya itu, minum susu pada malam hari secara rutin juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan bila asupan kalori harian tidak dikontrol dengan baik.
Karena itu, Kumar menyarankan agar orang yang sedang menjalani program diet, memiliki gangguan refluks asam lambung, atau intoleransi laktosa sebaiknya lebih berhati-hati saat minum susu di malam hari.
Baca juga: Viral Wanita Tantrum Minta Susu Kotak Dingin, Perlukah UHT Masuk Lemari Pendingin?Sebagai alternatif, ia merekomendasikan susu bebas laktosa, susu rendah lemak, atau minuman berbahan nabati seperti susu almond dan susu oat yang lebih ringan di pencernaan.
Selain susu, minuman herbal hangat seperti teh chamomile, teh adas, maupun teh hop juga dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.
(est)