Cetak SDM Terbaik untuk Negara, Sekelompok Mahasiswa Unair Ciptakan Startup Edtech
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 24 Desember 2021 - 08:00 WIB
Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang mengembangkan teknologi digital bagi dunia pendidikan, dengan nama Analitica.Foto: Wisnu Aditya
Perkembangan teknologi yang cukup pesat "memaksa" masyarakat untuk bisa beradaptasi.
Apalagi, di masa pandemi Covid-19, digitalisasi menjadi pilihan banyak orang dalam melakukan berbagai aktivitasnya, mulai dari belanja, hingga untuk urusan pendidikan.
Fenomena itu membuat sekelompok mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan teknologi digital yang dapat dimanfaatkan bagi dunia pendidikan, dengan nama Analitica.
Baca juga: Peduli Kesejahteraan Petani, Inovasi Mahasiswa UI Jawab Isu Kelangkaan Pupuk
VP of Finance Analitica, Wisnu Aditya mengatakan, ide itu lahir sejak adanya pandemi, sehingga mau tidak mau ujian harus online.
Wisnu bersama rekannya, memilih untuk membangun sebuah startup di bidang teknologi edukasi (edtech) yang berfokus pada ujian online. Dengan menekankan ujian sebagai metode untuk mengukur kemampuan anak didik, dan kepentingan pendidikan lainnya.
"Karena dengan ujian yang bermutu dan tegas akan membentuk moralitas yang berintegritas pula. Bahkan untuk berpikir curang saja tidak berani," jelasnya kepada Langit7.id.
Apalagi, di masa pandemi Covid-19, digitalisasi menjadi pilihan banyak orang dalam melakukan berbagai aktivitasnya, mulai dari belanja, hingga untuk urusan pendidikan.
Fenomena itu membuat sekelompok mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan teknologi digital yang dapat dimanfaatkan bagi dunia pendidikan, dengan nama Analitica.
Baca juga: Peduli Kesejahteraan Petani, Inovasi Mahasiswa UI Jawab Isu Kelangkaan Pupuk
VP of Finance Analitica, Wisnu Aditya mengatakan, ide itu lahir sejak adanya pandemi, sehingga mau tidak mau ujian harus online.
Wisnu bersama rekannya, memilih untuk membangun sebuah startup di bidang teknologi edukasi (edtech) yang berfokus pada ujian online. Dengan menekankan ujian sebagai metode untuk mengukur kemampuan anak didik, dan kepentingan pendidikan lainnya.
"Karena dengan ujian yang bermutu dan tegas akan membentuk moralitas yang berintegritas pula. Bahkan untuk berpikir curang saja tidak berani," jelasnya kepada Langit7.id.