Langit7, Jakarta - Perkembangan teknologi yang cukup pesat "memaksa" masyarakat untuk bisa beradaptasi.
Apalagi, di masa pandemi Covid-19, digitalisasi menjadi pilihan banyak orang dalam melakukan berbagai aktivitasnya, mulai dari belanja, hingga untuk urusan pendidikan.
Fenomena itu membuat sekelompok mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan teknologi digital yang dapat dimanfaatkan bagi dunia pendidikan, dengan nama Analitica.
Baca juga: Peduli Kesejahteraan Petani, Inovasi Mahasiswa UI Jawab Isu Kelangkaan PupukVP of Finance Analitica, Wisnu Aditya mengatakan, ide itu lahir sejak adanya pandemi, sehingga mau tidak mau ujian harus online.
![Cetak SDM Terbaik untuk Negara, Sekelompok Mahasiswa Unair Ciptakan Startup Edtech]()
Wisnu bersama rekannya, memilih untuk membangun sebuah startup di bidang teknologi edukasi (edtech) yang berfokus pada ujian online. Dengan menekankan ujian sebagai metode untuk mengukur kemampuan anak didik, dan kepentingan pendidikan lainnya.
"Karena dengan ujian yang bermutu dan tegas akan membentuk moralitas yang berintegritas pula. Bahkan untuk berpikir curang saja tidak berani," jelasnya kepada Langit7.id.
Baca juga: Pemerintah Dorong Ormas Islam Serius Garap WakafAnalitica menyediakan sistem ujian yang memiliki integritas dan dipercaya. Di mana
platform tryout online ini dirancang khusus untuk mempersiapkan seleksi masuk CPNS dan PPPK, UTBK SBMPTN, seleksi kedinasan, dan olimpiade.
Kehadiran Analitica, merupakan salah satu solusi untuk menciptakan kualitas SDM terbaik yang nantinya dibutuhkan negara.
Wisnu bersama rekannya, kini masih berupaya melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap Analitica. Pasalnya, selain persaingan yang ketat dari
platform tryout online ini, dunia pendidikan juga masih terus bergerak dinamis menyesuaikan perkembangan zaman.
"Kami masih terus belajar dan mengembangkan tentang ujian online ini dari data yang telah kami peroleh," katanya.
![Cetak SDM Terbaik untuk Negara, Sekelompok Mahasiswa Unair Ciptakan Startup Edtech]()
Bersama rekannya, Analitica sendiri dibangun dengan tujuan untuk "memaksa" seseorang agar berusaha sebaik mungkin dalam pendidikan, terutama bagi peserta didik. Melalui platformnya itu pula, Winsu berharap, instansi dan lembaga dapat dipermudah untuk mendapatkan bibit terbaik, bagus, sesuai kriteria SDM yang diinginkan.
Raih Top 3 Di Kompetisi Bisnis PertamudaBerkat keberhasilannya mengembangkan sebuah
startup edtech yang bermanfaat dalam dunia pendidikan, Wisnu dan rekannya berhasil masuk dalam Top 3 Pertamuda.
Baca juga: Riset WEF: Butuh 100 Tahun untuk Ciptakan Kesetaraan GenderPertamuda atau Pertamina Muda
Seed & Scale sendiri merupakan program dari Pertamina yang merupakan kompetisi ide bisnis untuk mahasiswa di Indonesia. Dengan ide bisnis yang berhubungan dengan energi dan nilai komersial yang berkelanjutan.
Awardee Beasiswa Young Entrepreneur ISDP Bank Shariah Mandiri mengaku mendapatkan banyak manfaat dari ikut dalam kompetisi bisnis tersebut.
"Manfaat yang kami peroleh yakni publikasi dan eksposur (publik
awareness brand Analitica), relasi
startup, mentor dari praktisi langsung, dan pendanaan dalam bentuk hibah pengembangan," jelasnya.
![Cetak SDM Terbaik untuk Negara, Sekelompok Mahasiswa Unair Ciptakan Startup Edtech]()
Selain itu, dalam menghadapi persaingan
tryout online dari kompetitor yang cukup ketat, Wisnu bersama timnya juga tengah berupaya untuk menguatkan sistem ujian online yang ada di Analitica.
"Target Analitica kedepannya adalah berkontribusi dengan berbagai lembaga dan instansi untuk kerjasama kedaulatan," tambahnya.
(zul)