Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Isu Childfree Ramai Dibicarakan, 10 Negara Ini Memiliki Angka Kelahiran Rendah

lusi mahgriefie Kamis, 14 November 2024 - 04:44 WIB
Isu Childfree Ramai Dibicarakan, 10 Negara Ini Memiliki Angka Kelahiran Rendah
ilustrasi
LANGIT7-Jakarta,- - Istilah childfree mengacu pada individu dewasa atau pasangan yang memilih untuk tidak memiliki anak, baik secara biologis maupun melalui proses adopsi. Menjalani hidup secara childfree tidak ada kaitannya dengan kesehatan fertilitas seseorang, tetapi murni karena pilihan hidup.

Keputusan childfree cenderung dibuat dengan sengaja atau melalui pertimbangan penuh, sekalipun orang tersebut punya kesempatan untuk memiliki anak.

Tentu hal ini berbeda dengan childless yaitu istilah yang mengacu pada kondisi ketika seseorang tidak bisa memiliki keturunan, biasanya karena kondisi fisik atau biologis.

Banyak masyarakat childfree yang beranggapan bahwa ada harga mahal yang harus dibayar serta banyak aspek sosial, ekonomi, bahkan psikologi yang harus dikorbankan dalam parenting.

Baca juga:Pulau Jawa Menjadi Wilayah Terbanyak di Indonesia yang Memilih Childfree

Dari data BPS, hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2022 menunjukkan sebanyak 8,2% atau sekira 71 ribu perempuan di Indonesia mengaku tidak ingin memiliki anak atau childfree.

Dengan adanya keputusan childfree ini praktis mempengaruhi total fertility rate (TFR) yang terus menurun di Indonesia. Namun tren penurunan TFR ini ternyata telah menjadi fenomena global yang terjadi hampir di semua negara.

Childfree yang kini banyak di anut masyarakat, terutama di negara maju mulai berdampak pada tingkat kelahiran di beberapa negara. Lalu negara mana saja yang tingkat kelahirannya sangat rendah?

Mengutip katadata.co.id, berdasarkan catatan The World Factbook Central Intelligence Agency (CIA), peringkat pertama dicatatkan oleh Saint Pierre and Miquelon, kepulauan di bawah bendera Perancis ini memiliki tingkat kelahiran hanya 6,47 kelahiran per 1.000 penduduk pada 2022.

Monako menempati urutan kedua sebesar 6,66 kelahiran, disusul Andora yang hanya 6,88 kelahiran. Berikut daftar 10 negara dengan kelahiran terendah per 1.000 penduduk:

1. Saint Pierre and Miquelon: 6,47
2. Monako: 6,66
3. Andora: 6,88
4. Korea Selatan: 6,92
5. Italia: 6,95
6. Jepang: 6,95
7. Spanyol: 7,13
8. Taiwan: 7,39
9. Yunani: 7,61
10. Puerto Rico: 7,87

Muncul pertanyaan mengenai dampak yang terjadi atas fenomena tingkat kelahiran yang rendah ini yaitu dapat memicu masalah sosial dan ekonomi negara.

Contohnya Jepang, yang kini menghadapi masalah akibat tingkat kelahiran rendah selama beberapa dekade. Jepang saat ini memasuki populasi menua. Rendahnya tingkat kelahiran berarti tak banyak penduduk di usia muda yang produktif. Padahal, perekonomian membutuhkan SDM dalam usia produktif. Hal ini berdampak pada Ekonomi Jepang yang stagnan sejak era 1990-an

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan