home wirausaha syariah

Adopsi Emosional Pembeli, Ini Tips Jitu Agar Bisa Bersaing di Era Digital

Rabu, 21 Juli 2021 - 16:07 WIB
Ilustrasi pentingnya menguasai beberapa kiat berjualan agar bisa bersaing di era digital. Foto: Langit7/Antara
Pelaku Usah Kecil Menengah (UKM) perlu memperhatikan faktor penting dalam persaingan usaha di dunia digital. Hal ini penting dilakukan, mengingat persaingan usaha sekarang ini sangat ketat. Apalagi, dengan adanya dunia digital yang menjadi pilihan banyak pelaku usaha dalam memasarkan produknya.

“Pelaku usaha bisa memanfaatkan website sebagai sarana pemasaran produk mereka. Kalau malas untuk mengoperasikannya, paling tidak haru punya media sosial aktif, seperti instagram, facebook, youtube, atau sekarang yang lagi ramai tiktok,” ujar Sustainable Business Coach (Asia-Europe) Panenmaya Academy, Abdi R. Sastrawinata di Live Shopping Produk UKM, Bersama Memajukan UKM Indonesia, yang disiarkan langsung di kanal Youtube Kemenkop UKM, Rabu (21/7).

Adanya media sosial, pelaku usaha bisa mengintegrasikannya langsung ke marketplace yang tersedia. Sehingga aset digital ini menjadi faktor penting yang juga harus digunakan pelaku usaha untuk bisa berasing dan berkembang dari kompetitor.

Selain itu, jika melalui aset digital ini dirasakan masih kurang cukup membantu perkembangan sebuah usaha, maka perlu adanya diferensiasi produk dengan produk lain yang sudah lebih dulu ada di pasaran.

“Apa yang membedakan produk kita dengan toko lain. Kalau jual kopi apa beda dengan produk kopi yang sudah ada lebuh dulu. Kalau makanan apa beda dengan mereka yang mengusung produk sama,” ujarnya.

Salah satu cara memberikan ciri khas dan diferensiasi dari sebuah produk adalah dengan mengadopsi unsur emosional pembeli. Walaupun sifatnya memang tidak secara langsung menyentuh produk, tapi bisa memberikan sentuhan terhadap elemen perkembangan usaha secara keberlanjutan.

“Kebanyakan yang beredar sekarang adalah green marketing, yang mendorong kelestarian lingkungan, tapi sebenarnya masih banyak hal lain, seperti menyentuh kebudayaan lokal,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tips wirausaha syariah digital ekonomi ummat wirausaha syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya