home masjid

Malam Tahun Baru, UAS Sarankan Takmir Masjid Gelar Pengajian dan Muhasabah

Jum'at, 31 Desember 2021 - 16:23 WIB
Ustadz Abdul Somad (foto: istimewa)
Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan pandangannya tentang perayaan tahun baru bagi umat Islam. Ini tidak terlepas dari gegap gempita yang sering pada malam pergantian tahun.

UAS menjelaskan, tahun baru dalam Islam merujuk pada kalender Hijriyah, bukan Masehi. Di sisi lain, perayaan tahun baru masehi kerap diwarnai gegap-gempita kembang api dan peniupan terompet.

Padahal, kata UAS, meniup terompet dalam perayaan momen tertentu bukan tradisi Islam. "Meniup-niup terompet adalah tradisi Yahudi pada perjanjian lama. Itu ditiuplah terompet tanduk kerbau untuk menyambut tahun baru, maka jangan kasih anak-anak kita untuk meniup terompet," kata UAS, dikutip kanal youtube Dakwah Cyber, Jumat (31/12/2021).

Kendati demikian, menurut UAS malam tahun baru lebih baik digunakan untuk muhasabah diri dan menjadikan momen itu untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Dia menyarankan momen muhasabah itu dilakukan dalam sebuah majelis ilmu.

"Malam tahun baru, masjid buat tabligh akbar, undang ustadz dan lakukan muhasabah," kata UAS.

Dia juga menyarankan agar para pengurus masjid mengadakan pengajian. Ini untuk mencegah anak-anak muda ikut membakar kembang api maupun meniup terompet.

Warga juga bisa menghadiri kajian ilmu di masjid. Paling tidak, selepas isya langsung tidur agar tidak terbetik dalam hati untuk ikut merayakan malam pergantian tahun baru.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tahun baru resolusi 2022 muhasabah takmir masjid
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya