Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas, Sejumlah Desa Hujan Abu Tipis
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 05 Januari 2022 - 19:12 WIB
Rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru. (foto: indonesiacare)
Hujan abu tipis menyelimuti sejumlah desa di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur setelah Gunung Semeru kembali meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Rabu pukul 08.35 WIB.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hujan abu vuklanik tersebut terjadi karena adanya awan panas guguran.
"PVMBG mencatat jarak luncur awan panas mencapai 5.000 meter ke arah Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong," kata Abdul Muhari Rabu (5/1/2022).
Abdul menjelaskan pergerakan seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 26 milimeter dengan durasi 969 detik.
Sementara tinggi kolom abu berwarna cokelat teramati kurang lebih 1500 meter di atas puncak dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan.
"Hal ini berdampak hujan abu vulkanik tipis di wilayah Desa Kebonseket Kecamatan Candipuro dan Desa Penanggal Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur," ujar dia.
Baca juga:Banjir Lahar Dingin Semeru Kembali Terjang Sumberwuluh, Warga Dievakuasi
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hujan abu vuklanik tersebut terjadi karena adanya awan panas guguran.
"PVMBG mencatat jarak luncur awan panas mencapai 5.000 meter ke arah Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong," kata Abdul Muhari Rabu (5/1/2022).
Abdul menjelaskan pergerakan seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 26 milimeter dengan durasi 969 detik.
Sementara tinggi kolom abu berwarna cokelat teramati kurang lebih 1500 meter di atas puncak dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan.
"Hal ini berdampak hujan abu vulkanik tipis di wilayah Desa Kebonseket Kecamatan Candipuro dan Desa Penanggal Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur," ujar dia.
Baca juga:Banjir Lahar Dingin Semeru Kembali Terjang Sumberwuluh, Warga Dievakuasi