home edukasi & pesantren

Agar Waktu Tak Sia-sia, Perhatikan Cara Efektif Belajar Al-Qur'an

Sabtu, 08 Januari 2022 - 16:01 WIB
KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya (foto: instagram.com/buyayahyaalbahjah)
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), meminta para pelajar muslim memahami hirarki belajar dalam Islam. Hirarki yang dimaksud ialah membuat skala prioritas antara ilmu alat dan tujuan belajar.

Dalam Islam, tujuan utama belajar adalah menyingkap mutiara-mutiara hikmah di dalam Al-Quran dan mengambil hidayah dari hadits. Menyelam ke dasar ilmu tersebut memerlukan ilmu alat yang menunjangnya. Dia Mencontohkan belajar nahwu sharaf untuk memahami Al-Qur'an.

Niat perlu ditata terlebih dahulu sebelum belajar. Memahami ilmu nahwu sharaf agar mengerti bahasa Arab. Dari situ, orang yang mengerti bahasa Arab bisa memahami kedalaman makna yang terkandung dalam Al-Qur'an.

"Ilmu nahwu sharaf adalah alat untuk mempunyai tujuan, untuk memahami Al-Qur'an. Belajar Al-Qur'an saja itu sudah pahala," kata Buya Yahya melalui kanal youtube Al-Bahjah TV, dikutip Sabtu (8/1/2022).

Dari sini pula muncul skala prioritas dalam mempelajari suatu bidang ilmu. Bagi orang sibuk atau pun yang sudah sepuh, belajar Al-Qur'an lebih prioritas ketimbang belajar nahwu sharaf.

"Jadi, kalau waktu anda terbatas, maka membaca dan menghafal Alquran tentu diutamakan, karena diulang-ulang membaca Al-Qur'an adalah pahala," ucap Buya Yahya.

Ada kekeliruan yang sering terjadi di kalangan para pelajar muslim. Banyak darii mereka menjadikan ilmu alat sebagai tujuan. Mereka sangat pandai menguraikan hukum tata bahasa Arab, demikian pula bercakap-cakap memakai bahasa padang pasir tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alquran buya yahya al quran belajar baca alquran al bahjah tv
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya