home wirausaha syariah

Kemenperin Optimalisasi Segmen Mobil di Bawah 1.500 cc

Senin, 10 Januari 2022 - 10:15 WIB
Pabrik pembuatan mobil. Foto: Langit7/Istock
Sepanjang 2021, penjualan mobil nasional yang menjadi bagian program stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) terus mengalami peningkatan.

Periode Maret-November 2021, penjualan mobil mencapai 428.947 unit, atau meningkat 126,6 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya, sebanyak 189.364 unit.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Sinergi di G20 dan ASEAN

Angka pertumbuhan itu juga turut dirasakan sektor industri alat angkut. Di mana pada triwulan II-2021 mengalami pertumbuhan 45,2 persen, sementara pada triwulan III-2021 pertumbuhannya mencapai 27,8 persen secara tahunan (yoy).

“Selain itu, 319 perusahaan industri komponen tier 1, serta industri komponen tier 2 dan 3 yang sebagian besar merupakan industri kecil dan menengah (IKM), bisa terlibat dalam proses manufaktur dengan adanya kebijakan diskon PPnBM tersebut,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, seperti dilansir dari laman resmi Kemenperin, Senin (10/1).

Adapun kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas di bawah 1.500 cc, dengan harga penjualan kisaran Rp250 juta menguasai segmen pasar sekitar 60 persen. Hal itu menunjukkan, kendaraan dengan jenis tersebut mendominasi pasar mobil di dalam negeri, dan sesuai dengan daya beli masyarakat.

"Kami berpendapat mobil dengan harga di bawah Rp250 juta bukan lagi merupakan barang mewah, tapi telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenperin optimalisasi segmen mobil di bawah 1.500 cc
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya