Penyanyi Kawakan Yusuf Islam Sumbang Kereta Perdamaian untuk Kota Christchurch
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 11 Januari 2022 - 08:33 WIB
Penyanyi Yusuf Islam atau Cat Stevens. Foto: Yusuf Cat Stevens/Instagram
Penyanyi asal Inggris Yusuf Islam atau dikenal dengan Cat Stevens, mendonasikan kereta perdamaian bertenaga listrik ke Christchurch, Selandia Baru. Sumbangan tersebut diberikan Yusuf Islam dengan harapan dapat membawa senyuman bagi generasi mendatang.
Yusuf Islam mengumumkan bahwa ia menyumbangkan kereta tersebut setelah serangan masjid pada Maret 2019. Saat itu ia tengah melakukan tur keliling dunia membawakan lagu hits klasiknya, Peace Train, di upacara peringatan yang diadakan hanya beberapa hari setelah serangan.
Baca juga: BAZNAS Himpun Rp. 5,4 M Donasi Kemanusiaan untuk Korban Semeru
Kereta sumbangan Yusuf Islam ini memiliki empat gerbong yang beroperasi tanpa rel untuk dapat membawa anak-anak dan keluarga.
"Kami mencari sukarelawan yang bersedia untuk mengemudikan kereta dan bertindak sebagai kondektur bagi orang-orang yang ingin naik," kata manajer taman, program, dan kemitraan Council Kate Russell, seperti dilansir dari laman Stuff, Selasa (11/1/2022).
“Jika Anda menyukai kereta api, senang berada di dekat anak-anak, dan bersedia bekerja minimal tiga shift dua jam setahun, kami akan senang mendengar kabar dari Anda.”
Butuh Relawan
Yusuf Islam mengumumkan bahwa ia menyumbangkan kereta tersebut setelah serangan masjid pada Maret 2019. Saat itu ia tengah melakukan tur keliling dunia membawakan lagu hits klasiknya, Peace Train, di upacara peringatan yang diadakan hanya beberapa hari setelah serangan.
Baca juga: BAZNAS Himpun Rp. 5,4 M Donasi Kemanusiaan untuk Korban Semeru
Kereta sumbangan Yusuf Islam ini memiliki empat gerbong yang beroperasi tanpa rel untuk dapat membawa anak-anak dan keluarga.
"Kami mencari sukarelawan yang bersedia untuk mengemudikan kereta dan bertindak sebagai kondektur bagi orang-orang yang ingin naik," kata manajer taman, program, dan kemitraan Council Kate Russell, seperti dilansir dari laman Stuff, Selasa (11/1/2022).
“Jika Anda menyukai kereta api, senang berada di dekat anak-anak, dan bersedia bekerja minimal tiga shift dua jam setahun, kami akan senang mendengar kabar dari Anda.”
Butuh Relawan