Bertambah Lagi, Universitas Muhammadiyah Siap Berdiri di Sampit
Muhajirin
Selasa, 11 Januari 2022 - 18:02 WIB
Kunjungan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ke Sampit (foto: muhammadiyah.id)
Sebagai persiapan pembentukan Universitas Muhammadiyah Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah melakukan silaturahmi langsung, Sabtu (8/1).
Dilansir laman resmi Muhammadiyah, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Harun Joko Prayitno datang ke Sampit bersama Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Syamsuddin. Keduanya bertemu dengan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor dan para pengurus Muhammadiyah tingkat wilayah dan tingkat daerah setempat.
Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Harun menyatakan syukur atas digapainya dukungan dari semua pihak, termasuk dari Pemerintah Daerah. “Pertemuan ini sangat luar biasa. Ini pertemuan menyatukan hati. Semua unsur sudah sepakat, soal teknis akan kita upayakan bersama-sama. Kami juga akan serius membantu,” kata Harun. Pertemuan berlangsung di kampus Akademi Kebidanan Muhammadiyah Kotawaringin Timur di Jalan Pramuka Sampit.
Universitas Muhammadiyah Sampit atau Universitas Muhammadiyah Kotim rencananya berdiri penggabungan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Kotim dan STKIP Sampit. Kesiapan legal-formal, saran dan prasana serta sumber daya manusia dianggap sudah memenuhi syarat sebagai universitas.
“Saat ini pemerintah sangat fokus untuk merger. Oleh karena itu saya rasa ini gayung bersambut. Merger itu aspirasi dari bawah dan ada regulasi dari atas sehingga ketemulah di satu titik yakni jalan menuju Universitas Muhammadiyah Sampit atau Universitas Muhammadiyah Kotim sangat terbuka, sangat memungkinkan dan sangat menjanjikan,” pungkas Harun.
Sementara itu Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor turut menyatakan dukungan atas rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Sampit/Kotim.
“Ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan SDM masyarakat. Kami sangat mendukung, bahkan kemarin kami sudah meninjau lokasinya. Saya yakin Universitas Muhammadiyah Sampit akan maju,” kata Halikinnor.
Dilansir laman resmi Muhammadiyah, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Harun Joko Prayitno datang ke Sampit bersama Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Syamsuddin. Keduanya bertemu dengan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor dan para pengurus Muhammadiyah tingkat wilayah dan tingkat daerah setempat.
Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Harun menyatakan syukur atas digapainya dukungan dari semua pihak, termasuk dari Pemerintah Daerah. “Pertemuan ini sangat luar biasa. Ini pertemuan menyatukan hati. Semua unsur sudah sepakat, soal teknis akan kita upayakan bersama-sama. Kami juga akan serius membantu,” kata Harun. Pertemuan berlangsung di kampus Akademi Kebidanan Muhammadiyah Kotawaringin Timur di Jalan Pramuka Sampit.
Universitas Muhammadiyah Sampit atau Universitas Muhammadiyah Kotim rencananya berdiri penggabungan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Kotim dan STKIP Sampit. Kesiapan legal-formal, saran dan prasana serta sumber daya manusia dianggap sudah memenuhi syarat sebagai universitas.
“Saat ini pemerintah sangat fokus untuk merger. Oleh karena itu saya rasa ini gayung bersambut. Merger itu aspirasi dari bawah dan ada regulasi dari atas sehingga ketemulah di satu titik yakni jalan menuju Universitas Muhammadiyah Sampit atau Universitas Muhammadiyah Kotim sangat terbuka, sangat memungkinkan dan sangat menjanjikan,” pungkas Harun.
Sementara itu Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor turut menyatakan dukungan atas rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Sampit/Kotim.
“Ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan SDM masyarakat. Kami sangat mendukung, bahkan kemarin kami sudah meninjau lokasinya. Saya yakin Universitas Muhammadiyah Sampit akan maju,” kata Halikinnor.