Kasus Covid-19 di Indonesia: Per Hari Ribuan Kasus, 401 Dokter Meninggal Dunia
Muhajirin
Sabtu, 26 Juni 2021 - 22:12 WIB
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. Foto: Anadolu Agency
Wabah Covid-19 di Indonesia telah berlangsung satu tahun lebih. Tim Migitasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) merilis data tentang garda terdepan penanganan Covid-19 yang gugur.
Sebanyak 401 dokter meninggal dunia, 315 perawat dan 150 bidan. Sementara tenaga laboratoriom tercatat 25 orang gugur, 43 dokter gigi, dan 15 apoteker. Sebanyak 26 dokter meninggal dunia selama Juni 2021. Jumlah tersebut naik empat kali lipat jika dibandingkan Mei 2021.
Sementara, kasus baru positif Covid-19 per Sabtu (26/6/2021) bertambah 21.093.962 orang. Jumlah tersebut merupakan rekor lonjakan harian positif baru selama pandemic Covid-19 mewabah di Indonesia. Dengan demikian, total akumulatif kasus corona menjadi 2.093.962 sejak 2 Maret 2020.
Melansir akun Twitter Kementerian Kesehatan RI, dari total angka akumulatif sebanyak 1.842.457 sembuh (bertambah 7.396) dan 56.729 meninggal (bertambah 358). Dengan demikian, kasus aktif Covid per hari ini, baik dirawat maupun isolasi mandiri, mencapai 194.776 orang.
Jumlah spesimen yang diperiksa dari tes usap dalam 24 jam terakhir di seluruh Indonesia hingga pukul 12.00 WIB adalah 135.634. Jumlah suspek Covid-19 dalam waktu yang sama ada 129.071 orang. Rekor terakhir lonjakan harian Covid-19 di Indonesia adalah 20.574 kasus baru pada 24 Juni lalu.
Pada Jumat (25/6/2021), angka akumulatif Covid-19 di Indonesia 2.072.867 kasus. Satgas Pengendalian Covid-19 pada hari itu mencatat angka kematian tambahan sebanyak 422 orang, membuat total angka kematian sejak awal pandemi berjumlah 56.371 orang. Angka kesembuhan bertambah 8.557 pasien sehingga total angka kesembuhan mencapai 1.835.061 orang.
Ketua terpilih PB IDI Adib Khumaidi, mengatakan, penanganan lonjakan kasus tidak bisa dilakukan hanya dengan menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit. Dilihat dari jumlah occupancy rate, kondisi sekarang lebih buruk. Dilihat dari kelompok umur, yang paling berisiko kelompok di atas 65 tahun.
Sebanyak 401 dokter meninggal dunia, 315 perawat dan 150 bidan. Sementara tenaga laboratoriom tercatat 25 orang gugur, 43 dokter gigi, dan 15 apoteker. Sebanyak 26 dokter meninggal dunia selama Juni 2021. Jumlah tersebut naik empat kali lipat jika dibandingkan Mei 2021.
Sementara, kasus baru positif Covid-19 per Sabtu (26/6/2021) bertambah 21.093.962 orang. Jumlah tersebut merupakan rekor lonjakan harian positif baru selama pandemic Covid-19 mewabah di Indonesia. Dengan demikian, total akumulatif kasus corona menjadi 2.093.962 sejak 2 Maret 2020.
Melansir akun Twitter Kementerian Kesehatan RI, dari total angka akumulatif sebanyak 1.842.457 sembuh (bertambah 7.396) dan 56.729 meninggal (bertambah 358). Dengan demikian, kasus aktif Covid per hari ini, baik dirawat maupun isolasi mandiri, mencapai 194.776 orang.
Jumlah spesimen yang diperiksa dari tes usap dalam 24 jam terakhir di seluruh Indonesia hingga pukul 12.00 WIB adalah 135.634. Jumlah suspek Covid-19 dalam waktu yang sama ada 129.071 orang. Rekor terakhir lonjakan harian Covid-19 di Indonesia adalah 20.574 kasus baru pada 24 Juni lalu.
Pada Jumat (25/6/2021), angka akumulatif Covid-19 di Indonesia 2.072.867 kasus. Satgas Pengendalian Covid-19 pada hari itu mencatat angka kematian tambahan sebanyak 422 orang, membuat total angka kematian sejak awal pandemi berjumlah 56.371 orang. Angka kesembuhan bertambah 8.557 pasien sehingga total angka kesembuhan mencapai 1.835.061 orang.
Ketua terpilih PB IDI Adib Khumaidi, mengatakan, penanganan lonjakan kasus tidak bisa dilakukan hanya dengan menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit. Dilihat dari jumlah occupancy rate, kondisi sekarang lebih buruk. Dilihat dari kelompok umur, yang paling berisiko kelompok di atas 65 tahun.