Kereta Tercepat di Dunia Milik China Meluncur Pertama Kali
Ajeng ritzki
Kamis, 22 Juli 2021 - 23:13 WIB
Kereta maglev terkini buatan China Foto: cnsphoto
Kereta peluru maglev yang mampu melaju hingga 600 kilometer per jam melakukan debutnya di Qingdo, China.
Didesain dan dikembangkan oleh perusahaan milik negera, China Railway Rolling Corporation (CRRC), ia disebut sebagai kereta tercepat di dunia.
Maglev adalah singkatan dari "magnetic levitation". Kereta memang terlihat melayang akibat gaya medan magnet yang mendorongnya meluncur di atas jalur.
Deputi manajer sekaligus kepala insinyur CRRC Sifang, Lian Jianying, seperti dilansir media resmi pemerintah Cina . Ia menambahkan selain pada faktor kecepatan, kereta juga menghasilkan tingkat kebisingan rendah dan membutuhkan perawatan lebih minim dibanding kereta supercepat sejenis.
Prototipe maglev baru diungkap ke media pada 2019. Pada tahun yang sama, China mengumumkan rencana ambisius yakni menciptakan "sirkulasi transportasi 3 jam" yang menghubungkan area-area metropolitan.
Kereta supercepat merupakan prioritas utama di China, yang menginginkan konektivitas lebih mulus antarkota-kota besar dengan transportasi tersebut. Tujuannya untuk memangkas waktu dan biaya perjalanan di negara dengan populasi terbesar dunia tersebut.
Saat ini rata-rata kereta supercepat di Cina memiliki kecepatan rata-rata 350 kilometer per jam, sementara kecepatan pesawat adalah 800-900 kilometer per jam. Kehadiran satu kereta di Qingdao pekan ini diharap mampu mengisi ruang kritis di antara dua transportasi tadi.
Didesain dan dikembangkan oleh perusahaan milik negera, China Railway Rolling Corporation (CRRC), ia disebut sebagai kereta tercepat di dunia.
Maglev adalah singkatan dari "magnetic levitation". Kereta memang terlihat melayang akibat gaya medan magnet yang mendorongnya meluncur di atas jalur.
Deputi manajer sekaligus kepala insinyur CRRC Sifang, Lian Jianying, seperti dilansir media resmi pemerintah Cina . Ia menambahkan selain pada faktor kecepatan, kereta juga menghasilkan tingkat kebisingan rendah dan membutuhkan perawatan lebih minim dibanding kereta supercepat sejenis.
Prototipe maglev baru diungkap ke media pada 2019. Pada tahun yang sama, China mengumumkan rencana ambisius yakni menciptakan "sirkulasi transportasi 3 jam" yang menghubungkan area-area metropolitan.
Kereta supercepat merupakan prioritas utama di China, yang menginginkan konektivitas lebih mulus antarkota-kota besar dengan transportasi tersebut. Tujuannya untuk memangkas waktu dan biaya perjalanan di negara dengan populasi terbesar dunia tersebut.
Saat ini rata-rata kereta supercepat di Cina memiliki kecepatan rata-rata 350 kilometer per jam, sementara kecepatan pesawat adalah 800-900 kilometer per jam. Kehadiran satu kereta di Qingdao pekan ini diharap mampu mengisi ruang kritis di antara dua transportasi tadi.