Penyebab Umur Muda tapi Usia Tubuh Tampak Lebih Tua
Muhajirin
Rabu, 12 Januari 2022 - 22:01 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ungkapan 'awet tua' ternyata bisa dibuktikan secara medis. Fenomena ini sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian orang yang memiliki usia muda kerap terlihat lebih tua.
Hal yang mesti dipahami adalah usia biologis seseorang berbeda dengan usia kronologisnya. Mengutip laman hallosehat, usia biologis adalah usia dari sel-sel tubuh yang menggambarkan tampilan penuaan seseorang. Sedangkan, usia kronologis adalah usia seseorang yang dihitung dari tanggal lahir.
Usia sel-sel tubuh seseorang bisa jadi lebih tua atau lebih muda dari usia sebenarnya. Ini yang membuktikan usia hanya sebuah angka.
Para ahli menduga, telomer (bagian paling ujung yang melindungi kromosom) yang membuat kedua usia ini berbeda. Telomer berfungsi menjaga ujung kromosom agar kualitasnya tidak menurun dan tidak melebur dengan kromosom lain.
Hal itu memengaruhi seberapa cepat sel berganti usia dan mati. Semakin sering sel membelah, maka semakin pendek karena ujung telomer akan jatuh setiap setiap sel membelah.
Pendiri Grossman Wallnes Center, Dr. Terry Grossman, mengatakan, ada hubungan langsung antara panjang telomer dengan usia tubuh. Semakin lama seseorang hidup, telomernya semakin pendek. Hal itu menjelaskan, jika seseorang sebaya dalam hal umur dalam angka belum tentu sama terkait usia tubuh.
Baru-baru ini, terdapat penelitian usia biologis dapat menjadi penentu yang lebih baik untuk melihat kesehatan seseorang dibandingkan usia kronologis. Sel-sel dalam tubuh memiliki kaitan erat dengan fungsi tubuh atau komposisi tubuh, sehingga usia biologis bisa lebih baik menentukan memprediksi penyakit yang berkaitan dengan usia.
Hal yang mesti dipahami adalah usia biologis seseorang berbeda dengan usia kronologisnya. Mengutip laman hallosehat, usia biologis adalah usia dari sel-sel tubuh yang menggambarkan tampilan penuaan seseorang. Sedangkan, usia kronologis adalah usia seseorang yang dihitung dari tanggal lahir.
Usia sel-sel tubuh seseorang bisa jadi lebih tua atau lebih muda dari usia sebenarnya. Ini yang membuktikan usia hanya sebuah angka.
Para ahli menduga, telomer (bagian paling ujung yang melindungi kromosom) yang membuat kedua usia ini berbeda. Telomer berfungsi menjaga ujung kromosom agar kualitasnya tidak menurun dan tidak melebur dengan kromosom lain.
Hal itu memengaruhi seberapa cepat sel berganti usia dan mati. Semakin sering sel membelah, maka semakin pendek karena ujung telomer akan jatuh setiap setiap sel membelah.
Pendiri Grossman Wallnes Center, Dr. Terry Grossman, mengatakan, ada hubungan langsung antara panjang telomer dengan usia tubuh. Semakin lama seseorang hidup, telomernya semakin pendek. Hal itu menjelaskan, jika seseorang sebaya dalam hal umur dalam angka belum tentu sama terkait usia tubuh.
Baru-baru ini, terdapat penelitian usia biologis dapat menjadi penentu yang lebih baik untuk melihat kesehatan seseorang dibandingkan usia kronologis. Sel-sel dalam tubuh memiliki kaitan erat dengan fungsi tubuh atau komposisi tubuh, sehingga usia biologis bisa lebih baik menentukan memprediksi penyakit yang berkaitan dengan usia.