LANGIT7.ID, Denpasar - Arema FC kini memimpin puncak klasmen sementara setelah sukses mengalahkan PSS Sleman di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (13/1) pukul 18.15 WIB. Poin Singo Edan menjadi 40, setelah mengandaskan PSS Sleman di pekan ke-19 dengan skor 2-0.
Sementara Persib Bandung, harus melorot di peringkat ke-2 dengan mengumpulkan poin 37. Poin Maung Bandung tak berubah, karena dalam pertandingan pada hari yang sama, di Stadion I Gusti Ngurah Rai, kalah tipis dari Bali United 0-1.
Sejak kick off babak pertama, baik Bali United dan Persib sama-sama memeragakan permainan cepat. Kedua tim saling jual beli serangan. Persib langsung menekan dan menciptakan peluang lewat Rashid, ketika laga berjalan belum satu menit. Sayang, tendangannya masih melebar.
Baca juga:
Teka-teki Bruno Silva, Dijual atau Dipinjamkan?Peluang juga banyak didapat oleh pemain-pemain Bali United seperti Eber Bessa,dan Stefano Lilipaly, tendangan kerasnya masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Persib di menit ke-10. Peluang kedua Lilipaly di menit 24, masih bisa diantisipasi penjaga gawang.
Persib bisa akhirnya baru bisa “pecah telur”, melalui Stefano Lilipaly pada menit ke-37. Ia mencetak gol melalui tandukan kepala, yang tidak bisa dijangkau oleh Teja Pakualam, assist dari Ricky Fajrin.
Di babak kedua, Persib lebih banyak memberikan tekanan. David Da Silva juga mendapat peluang melakukan shooting dari luar kotak penalti, sayang masih sedikit melebar. Ia tampak frustasi karena kesulitan mencetak gol buat tim barunya.
Unggul selisih gol, Serdadu Tridatu tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-73 tendangan Spaso masih lemah ke arah gawang. Dua pemain baru Bali United, Eber Bessa dan Privat Mbarga, terlihat sangat menonjol di babak kedua karena cukup merepotkan pertahanan Persib.
Baca juga:
Walsh Belum Tampil Maksimal, Ini Komentar Dragan DjukanovicLagi-lagi, David da Silva mendapat peluang dari set piece, akan tetapi bola masih sedikit menyamping dari gawang. Peluang ketiganya didapat lewat tandukan, sayang masih bisa ditangkap Wawan Hendrawan. Sampai dengan perpanjangan waktu 90 +3, tidak ada lagi gol tercipta dan pertandingan menjadi kemenangan buat Bali United setelah wasit Beni Andriko dari Sumatera Barat meniup peluit panjang.
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengakui bahwa Bali United layak memenangkan pertandingan tersebut karena bermain lebih bagus. Serdadu Tridatu mengandalakan serangan cepat dengan umpan crossing, sementara pemainnya yang tidak cukup kuat untuk mengantisipasi serangan tersebut.
“Ini pertandingan yang menarik. Sekarang, tentunya kita harus bangkit dan memperbaiki diri , untuk meningkatkan level kita,” kata Robert.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persib Yogie Nugraha mengapresiasi kerja keras anak asuhnya dalam pertandingan tersbeut. Timnya selama pertandingan bisa menjalanka taktik sesuai dengan apa yang diinginkannya.
“Terima kasih kepada Allah SWT, dan terima kasih kepada semua pemain saya yang sudah bekerja keras, serta fans Persib di manapun berada yang selalu mendoakan tim,” kata Yogie.
(sof)