LANGIT7.ID, Denpasar - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso angkat bicara usai timnya ditaklukkan oleh Bhayangkara FC, setelah melewati 13 pertandingan yang belum pernah sekalipun tumbang.
Bagi Aji, kalah dan menang dalam sebuah pertandingan adalah hal yang waja.
“Memang disayangkan. Tapi inilah sepak bola, kalah itu hal biasa. Kita 13 pertandingan tak terkalahkan, ini jadi evaluasi bagi kami, karena masalahnya harusnya menjadi gol tapi tidak jadi gol,” kata Aji Santoso Selasa (18/1/2022) malam.
Persebaya sebenarnya bisa memenangkan laga, jika bisa memanfaatkan dua peluang, ketika pertandingan berkedudukan 1-1. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya kalah 2-1 dari Bhayangkara FC di pekan ke-20, dalam pertandingan di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (18/1) malam.
Baca juga:
Kalahkan Persebaya, Bhayangkara FC Kudeta Arema di Puncak KlasemenAji Santoso mengatakan, secara keseluruhan timnya bermain bagus. Bahkan, lebih menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja, Andik Vermansyah dkk kecolongan di 15 menit sebelum bubaran laga, sehingga harus menelan kekalahan dari The Guardian.
“Persebaya masih on the track. Ini pencapaian yang terhitung bagus, sama antara Persebaya maupun Arema. Kami masih punya peluang di puncakklasemen, karena selisih poin yang tidak banyak dari Arema FC dan Persib Bandung,” kata dia.
Lebih jauh, Aji menyebut bahwa Arsenio Valpoort yang dimainkan di babak kedua menggantikan Samsul Arif Munip sebenarnya punya dua peluang bagus dari Taisei Marukawa dan Bruno Moriera. Hanya saja, tidak bisa dimanfaatkan oleh pemain asal Belanda tersebut menjadi gol.
“Arsenio terlambat dalam menempatkan posisi. Jika posisinya bagus saja, tidak perlu susah-susah mencetak gol, karena tinggal sedikit memberi sentuhan. Tapi saya tidak mau menyalahkan per individu pemain. Tapi dia kami tuntut untuk segera menyesuaikan dengan tim,” paparnya.
“Kami berada di 4 besar, masih ada 14 pertandingan lagi. Kami harus kerja keras lagi,” pungkasnya.
Dalam pertandingan tersebut sebenarnya Persebaya unggul lebih dulu melalui Taisei Marukawa. Sebelum akhirnya Bhayangkara FC membalikkan keadaan dengan skor 2-1, yang mengantarkan Bhayangkara FC merebut puncak klasemen dari Arema FC.
(sof)