LANGIT7.ID, Ende - Nusa Tenggara Timur mempunyai potensi alam dengan keindahan yang menawan. Salah satunya adalah Gunung Kelimutu yang memiliki panorama sunrise terbaik dengan keberadaan tiga danaunya.
Gunung Kelimutu berada dalam kawasan Taman Nasional Kalimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores. Sahabat Langit7 bisa memulai perjalanan dari pusat Kota Ende menuju Desa Moni sebuah desa yang terletak di kaki Gunung Kelimutu.
Selain itu, Desa Moni juga bisa diakses melalui Labuan Bajo, dari situ bisa memilih bus atau mini bus jurusan Maumere dan turun langsung di Desa Moni. Jarak Desa Moni menuju gerbang Taman nasional Kelimutu bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit.
Baca juga:
Indahnya Pantai Srakung, Pantai yang Diapit Dua BukitGunung Kelimutu memang sering dijadikan tujuan pendakian bagi para pencinta alam. Keberadaan tiga danau di tengah puncak gunung dengan warna danau yang berbeda menjadi daya tarik utama destinasi wisata ini.
Ketiga danau tersebut bernama Tiwu Ata Mbupu danau yang berwarna biru kehitaman, Tiwu Nuwu Muri memiliki warna hijau tosca serta Tiwu Ata Polo berwarna hitam kecoklatan.
Ketiga warna pada danau ini akan berganti seiring dengan berjalannya waktu karena terpengaruh iklim yang terjadi di Indonesia. Menurut sejumlah ilmuwan, perubahan warna pada air danau terjadi karena komposisi material yang ada di dasar danau.
Namun menurut kepercayaan masyarakat setempat, perubahan warna danau juga dipengaruhi oleh suasana yang tejadi di Indonesia. Konon, jika negara Indonesia sedang dalam keadaan damai, dan tentram danau akan berwarna biru serta jika keadaan negara sedang bergejolak akan berubah menjadi warna merah.
Baca juga:
Taman Sungai Mudal Wisata Sumber Mata Air Alami di Kulon ProgoBerasal dari kata “Keli” yang berarti gunung dan “Mutu” yang berarti mendidih sehingga danau yang berada di tengah puncak Gunung Kelimutu hanya diperbolehkan untuk melihat keindahaannya saja, tanpa bermain di air danaunya.
Berada di ketinggian sekitar 1.639 mdpl, danau-danau ini memiliki luas kurang lebih 1.0551.000 meter persegi dengan volume air sekitar 1.292 juta meter kubik, serta ketinggian dinding kawah antara 100 sampai 200 meter.
Dinding danau ini begitu terjal dengan kemiringan hingga 70 derajat, ketika ketika Sahabat Langit7 menelusuri Gunung Kelimutu akan disuguhkan pemandangan tebing dari bebatuan yang cukup curam.
Namun pengunjung perlu berhati-hati pada gerombolan monyet berbulu dengan warna kecoklatan penunggu tebing tersebut yang terkadang muncul secara tiba-tiba dari arah ranting pohon di bibir tebing.
![Pesona Gunung Kelimutu Panorama Sunrise Terbaik di Dunia]()
Senja di Kelimutu. foto: iStock
Sahabat Langit7 juga harus berhati-hati dengan tidak menengok kecuraman tebing terlalu lama karena hal tersebut dapat membahayakan keselamatan. Sahabat Langit7 akan menaiki kurang lebih 15 anak tangga dari semen, dari situlah akan melihat dua dari keindahan tiga danau yang ada di kawasan gunung tersebut.
Kedua danau tersebut berada di sebelah kanan dan kiri ketika posisi badan menghadap kea rah danau, di sebelah kanan Sahabat Langit7 akan melihat keindahan danau yang berwarna hitam pekat, serta di sebelah kiri akan melihat danau yang berwarna hijau tosca.
Kedua danau ini “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” dan “Tiwu Ata Polo” dipisahkan dengan sebuah tebing sebagai tembok pemisah letaknya yang berdampingan tebing bebatuan pemisah tersebut berbentuk sebuah cekungan. Di sekeliling danau, Sahabat Langit7 akan menikmati keindahan tebing-tebing bebatuan sejauh mata memandang.
Dengan ketinggian gunung yang cukup tinggi membuat sebagian pendaki yang merasa lelah bisa beristirahat sejenak di tugu puncak Kelimutu di tugu tersebut Sahabat Langit7 bisa menikmati keindahan danau yang ketiga sambil beristirahat.
Di tempat tersebut Sahabat Langit7 bisa duduk bercengkrama di anak tangga sembari mengabadikan momen dengan berfoto, serta menikmati secangkir kopi dengan pemandangan yang menakjubkan. Tugu yang populer sebagai pelepas lelah ini dikelilingi beberapa anak tangga sebagai tujuan selanjutnya dalam perjalanan menuju puncak gunung.
Tarif tiket masuk yang terjangkau Sahabat Langit7 bisa memasuki kawasan Taman Nasional Kelimutu dengan menyiapkan uang sekitar Rp20 ribu, sementara untuk wisatawan asing harga tiket sekitar Rp150 ribu per orang. Pengelola menerima pembayaran tiket melalui cash, debit dan kredit sehingga hal tersebut lebih memudahkan para wisatawan.
(sof)