LANGIT7.ID, Banyumas - Bagi pemburu
sunrise dan
sunset, tak perlu pergi ke banyak tempat untuk menikmati dua panorama ini, karena Bukit Tranggulasih jadi lokasi ideal untuk melihat indahnya matahari terbit juga matahari tenggelam.
Bukit dengan luas yang mencapai 6,7 hektar ini sering menjadi lokasi untuk berkemah. Pengunjung dapat berkemah di area yang telah disediakan oleh pengelola.
Bukit Tranggulasih berlokasi di Desa Windujaya, Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah. Untuk sampai ke lokasi wisata ini diperlukan waktu kurang lebih 40 menit berkendara dari pusat kota.
Baca juga:
Eksotisme Wisata Tebing Watu Mabur, Suguhkan Hamparan Hutan dan PegununganWisata yang berada di kaki Gunung Slamet dengan ketinggian yang mencapai 750 mdpl ini juga menyuguhkan keindahan malam hari Kota Purwokerto dari ketinggan.
Sebelum mencapai Bukit Tranggulasih, wisatawan harus berjalan kaki melewati undakan anak tangga. Terdapat banyak tumbuhan hijau yang menghiasi area bukit.
Selain itu, banyak spot yang disediakan pengelola bagi Sahabat Langit7 yang ingin mengabadikan momen dengan latar belakang pemandangan yang memukau.
Bagi Sahabat Langit7 yang ingin menyaksikan panorama matahari pagi, datanglah antara pukul 5 hingga 6 pagi. Dan jika ingin menikmati pemandangan matahari tenggelam, bisa berkunjung pada sore hari, antara pukul 4 hingga 5 sore.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berkunjung ke Bukit Tranggulasih yaitu, hindari berkunjung selama musim liburan karena wisata ini akan dipadati pengunjung pada musim liburan. Selain itu kondisi cuaca yang sering hujan ada baiknya untuk membawa payung untuk persiapan.
Baca juga:
Telaga Sunyi Banyumas, Keheningan yang MenenangkanWisata ini buka 24 jam dengan tiket masuk yang sangat terjangkau yaitu Rp5 ribu. Untuk kendaraan dikenakan biaya parkir sebesar Rp5 ribu untuk motor dan Rp10 ribu untuk mobil. Apabila ingin berkemah, pengelola juga menyewakan tenda dengan biaya Rp50 ribu per malam untuk kapasitas 4 orang.
Fasilitas yang tersedia di wisata ini juga cukup lengkap area parkir, toilet, hingga musala. Jika perut lapar tak perlu khawatir karena banyak kedai yang menjual makanan dan minuman disekitar objek wisata.
(sof)