LANGIT7.ID, Gianyar - PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 memutuskan untuk menunda pertandingan Persija Jakarta kontra Madura United yang sedianya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (9/2) malam.
Penundaan dilakukan karena banyak pemain Persija Jakarta yang positif Covid-19, ketika dilakukan tes PCR selama dua hari berturut-turut. Tes PCR pertama dilakukan Selasa (8/2) dan tes kedua pada Rabu (9/2) pagi. Hasil tes PCR terakhir tidak terlalu banyak berubah dari tes pertama.
“Kemarin kami sudah melakukan tes PCR kepada ofisial dan pemain-pemain Persija. Hasilnya, jumlah pemain Persija yang siap bertanding tidak memenuhi persyaratan,” kata Direktur Operasional PT LIB Sudjarno, dikutip Rabu (9/2).
Baca Juga: Persib Tidak Memenuhi Kuota Pemain, Laga Kontra PSM Makassar Resmi Ditunda“Pagi tadi kami lakukan tes ulang, untuk PCR ke pemain. Hasilnya tidak banyak perubahan. karena itu sekitar pukul 15.00 WITA kami melakukan emergency meeting dan pertandingan dinyatakan ditunda,” imbuhnya.
Sudjarno mengatakan, keputusan penundaan pertandingan tersebut sudah disepakati oleh kedua tim yang bertanding. Dalam emergency meeting diikuti oleh perwakilan dari Persija Jakarta, Madura United, pengawas pertandingan, LOC, LIB. Semua mengetahui dan memaham emergency meeting.
“Kami berharap penundaan ini menjadi tambahan waktu recovery bagi kedua tim,” ungkap Sudjarno.
Berikutnya, untuk penjadwalan ulang pertandingan Persija versus Madura United tersebut, akan diumumkan kemudian.
Penundaan pertandingan Persija Jakarta versus Madura United ini merupakan kali ketiga.
Baca Juga: 19 Pemain Madura United Positif Covid-19, Laga Lawan Persipura DitundaSebelumnya PT LIB juga menunda pertandingan Persib Bandung versus PSM dan Persipura Jayapura versus Madura United. Persoalannya sama, banyak peman yang terpapar covid-19, sehingga jumlah pemain menyisakan kurang dari 14 dalam satu tim.
Berdasarkan regulasi kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, di pasal 57, disebutkan Dalam keadaan luar biasa, di mana setelah swab test Rapid Antigen pada hari pertandingan membuat klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI akan segera menggelar rapat darurat untuk memberikan keputusan dalam tempo cepat dan setiap keputusan bersifat final.
(sof)