LANGIT7.ID, Jember - Sebanyak 20 orang terseret arus di Pantai Payangan Jember saat menggelar ritual. Sebagian ditemukan selamat, beberapa lagi tewas dan 8 orang dinyatakan hilang.
Puluhan orang yang terseret arus ini berasal dari Kelompok Tunggal Jati Nusantara. Mereka berada di Pantai Payangan Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) untuk suatu ritual khusus.
Rombongan warga ini menumpang kendaraan bus Elf. Lalu tiba di pantai selatan di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberjo, Kecamatan Ambulu pada Sabtu (12/2/2021) malam.
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal Bus Pariwisata di Bantul, 13 Orang MeninggalKapolsek Ambulu AKP Makruf mengatakan, ada 24 orang dalam rombongan tersebut. Namun empat orang lainnya berada di atas, sementara 20 lainnya melakukan ritual di pesisir pantai.
"Pihak pengelola Bukit Seroja, di utara Pantai Payangan sudah mengingatkan rombongan tersebut agar tidak ke pantai, karena ombak besar, namun rombongan tetap turun," kata AKP Makruf di Kabupaten Jember, Jatim, Ahad (13/2/2021).
Dari 20 orang yang terseret arus itu, sebagian ditemukan dalam kondisi selamat dan meninggal dunia. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang terbawa arus.
Korban selamat langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan intensif. Sementara korban tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit guna pemeriksaan lanjutan.
Tercatat ada 8 orang yang hilang. Mereka yakni Ida, warga Kecamatan Rambipuji, Pinkan, warga Kecamatan Rambipuji, Bu Bintang, warga Kecamatan Patrang, Sofi, warga Kecamatan Sukorambi.
Kemudian Ariska, warga Kecamatan Sukorambi, Febri, warga Kabupaten Bondowoso, Musni, warga Kecamatan Kaliwates, Syaiful, warga Kecamatan Ajung, dan Yuli, warga Kecamatan Panti.
Sumber: Antaranews(bal)