LANGIT7.ID, Semarang - PSIS Semarang mengumumkan melepas Pratama Arhan ke klub Tokyo Verdy. Pratama Arhan dilepas ke klub yang berlaga di Liga 2 Jepang dengan durasu kontrak selama 2 tahun.
Pratama Arhan adalah satu-satunya dan yang pertama, pemain PSIS yang hijrah ke luar negeri.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menyampaikan, sesuai dengan komitmen PSIS Pratama Arhan dilepas ke Tokyo Verdy secara cuma-cuma. Hal ini sebagai wujud dukungan PSIS, kepada pemain berbakatnya untuk berkarir di luar negeri yang muaranya dapat mengantarkan prestasi bagi Timnas Indonesia.
Baca juga: Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Pemain Indonesia Keempat di Liga Jepang“Hari ini dengan rasa bangga dan senang, kami umumkan kalau wonderkid PSIS jebolan Akademi PSIS. Pratama Arhan resmi kami lepas ke Tokyo Verdy,” kata Yoyok Sukawi, Rabu (16/2).
Yoyok memastikan, selama Pratama Arhan berkarier di luar negeri ada komitmen untuk tetap menjadi bagian PSIS dengan status
brand ambassador klub, yang sekaligus untuk membantu promosi nama PSIS di kancah internasional.
“Kami sudah sepakat dengan Arhan dan agen, bahwa sejauh mana Arhan berkarir di luar negeri, rumah kembalinya di Indonesia adalah PSI S Seamrang. Tim yang membesarkan namanya. Selamat Arhan, sukses selalu di Jepang dan apa yang dicitakan selalu tercapai,” ucapnya.
Ucapan selamat juga datang dari Komisaris PSIS Semarang Junianto, atas capaiannya bermain di luar negeri, di Tokyo Verdy. Ia mendoakan agar Arhan sukses step by step menapaki karir di negeri orang.
Baca juga: Bos PSIS Semarang Apresiasi Pratama Arhan jadi Pemain Muda Terbaik AFF 2020“Selamat le Arhan. Salah satu cita-citamu bermain di luar negeri terwujud. Jangan cepat puas, teus belajar. Ingat orang tua supaya karirmu di sana terus merangkak naik dan kelak membawa timnas Indonesia berprestasi di kancah internasional,” kata Junianto.
Pratama Arhan sendiri mengaku senang dan bersyukur bisa menggapai salah satu cita-citanya untuk berkarir di luar negeri dan kali ini berkesempatan merumput bersama Tokyo Verdy.
“Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada segenap manajemen PSIS dan agen saya yang telah membantu proses aboard ini dan tidak menemui kesulitan dalam prosesnya. Terima kasih kepada stakeholder PSIS, seperti pemain, pelatih, official, dan suporter mohon doanya. PSIS tetap rumah saya di Indonesia,” kata Arhan.
(sof)