LANGIT7.ID, Jakarta - Kreativitas santri asal Sampang, Madura, Gus Khomaidi, berbuah manis. Aksinya membuat miniatur Pesawat Garuda hingga bisa terbang dan viral di media sosial berhasil membuat Menteri BUMN, Erick Thohir, terpukau.
"Gus Khomaidi ini luar biasa. Demi mewujudkan kreativitasnya, ia tak peduli saat diragukan orang. Meski perlu waktu lama, ia terus mencoba hingga berhasil. Kini, banyak orang termasuk saya sangat mengapresiasinya," kata Erick Thohir dikutip akun @
kementerianbumn, Rabu (16/2/2022).
Gus Khomaidi mendadak viral karena berhasil menerbangkan miniatur pesawat Garuda di sebuah perkebunan sayur, dan beredar luas di sosial media. Erick Thohir terkesima dengan produk kreativitas tersebut.
Erick bahkan mencari tahu sosok pemuda itu. Pencarian itu pun berujung manis. Ia kini dipertemukan dengan Gus Khomaidi. Sebagai bentuk apresiasi, dia mengajak Gus Khomaidi tur bekeliling melihat hanggar pesawat Garuda, hingga masuk ke kokpit pilot maskapai pelat merah itu.
"Ini adalah bagian kita mengapreasiasi bahwa anak bangsa bangga sama Garuda," kata Erick Thohir.
Dia lalu memberikan kenang-kenangan pada Gus Khomaidi. Kenang-kenangan itu berupa miniatur pesawat Garuda, jaket, hingga bantuan modal usaha sebesar Rp50 juta untuk
aeromodelling.
Gus Khomaidi pun langsung mengucapkan rasa terimakasih atas kepedulian Erick Thohir. Ia mengatakan, pertemuan bersama mantan Presiden Inter Milan ini menjadi pengalaman paling berharga selama hidupnya.
"Terimakasih, ini suatu kebanggan buat saya dan kehormatan buat saya yang tak terlupakan seumur hidup," ucap Gus Khomaidi.
Aksi Gus Khomaidi ini juga mengundang decak kagum Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. Dia menyebut miniatur pesawat itu sebagai tanda-tanda kebangkitan penerbangan dan pariwisata.
"Apakah ini tanda-tanda industri penerbangan dan pariwisata segera bangkit? semangat!" tulis Sandiaga.
Sandiaga turut memuji kreativitas pembuat miniatur pesawat garuda itu. Ia menyebut Gus Khomaidi sebagai orang yang kreatif. Terlebih, sang pembuat miniatur itu membuatnya dengan cara otodidak.
"Dia mampu memperoleh kreativitas menjadi berkah, menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan pundi-pundi rupiah," ujar Sandiaga.
(jqf)