LANGIT7.ID - , Jakarta - Kota Madinah merupakan salah satu kota paling suci bagi umat Islam. Rasulullah SAW sangat mencintai kota ini dan penduduknya. Bahkan, Nabi Muhammad SAW selalu berdoa dan memohon keberkahan untuk kota ini.
Dalam salah satu doanya, Rasulullah berkata:
“Ya Allah! Berilah Madinah dua kali lipat nikmat yang Engkau berikan kepada Mekah.” (HR Bukhari).
Tak heran bila lebih dari 14 abad, kota ini menerima banyak pengakuan di seluruh dunia. Terbaru, Kota Madinah dinyatakan sebagai kota teraman di dunia untuk pelancong solo wanita.
Baca juga: Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut Kota Serambi MadinahMenurut hasil penelitian yang dilakukan oleh situs web asuransi perjalanan,
InsureMyTrip, berjudul "Kota Teraman di Dunia untuk Pelancong Solo Wanita". Studi ini dilakkukan di 65 kota di seluruh dunia.
Kota suci Madina dengan populasinya yang lebih dari 2 juta jiwa, bertengger di urutan pertama dengan skor sempurna. Penilaian tersebut diambil dari persepsi wanita yang telah mengunjungi kota-kota yang terdaftar.
Berikut urutan 5 kota teraman di dunia untuk solo traveler wanita:
1. Madinah, Arab Saudi, 10/10
2. Chiang Mai, Thailand, 9.06/10
3. Dubai, UEA, 9,04/10
4. Kyoto, Jepang, 9.02/10
5. Makau, Cina, 8.76/10
Mengutip dari laman
About Islam, peringkat khusus ini adalah yang terbaru dalam daftar penghargaan lain yang telah diterima kota Madinah sejauh ini. Sebelumnya di tahun 2021, Madinah terdaftar di antara kota-kota tersehat di dunia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kota suci tersebut memenangkan akreditasi setelah tim kunjungan WHO mengatakan bahwa kota itu memenuhi semua standar global yang diperlukan untuk menjadi kota yang sehat.
Baca juga: Bikin Haru, Ini Reaksi Mualaf Asal Inggris saat Pertama Kali Mengunjungi MadinahMadinah, kota tersuci kedua Islam, terletak di wilayah Hijaz di barat Arab Saudi, hampir 280 mil sebelah utara Kota Suci Mekah.
Al-Masjid an-Nabawi, atau Masjid Nabi Muhammad SAW adalah daya tarik utama Madinah. Bagian tengah masjid menampung makam Nabi serta makam khalifah Abu Bakar as-Saddiq dan Umar bin al-Khattab.
Meskipun mengunjungi Madinah bukanlah ritual utama haji atau 'umrah, hati umat Islam selalu mendambakan untuk mengunjungi kota dan berdoa di masjid Nabawi.
(est)