LANGIT7.ID, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera memproses naturalisasi Jordi Amat. Bek yang yang saat ini membela KAS Eupen, tim Divisi 1 A Belgia ini tidak ada kendala mengenai dokumen terkait garis keturunannya di Indonesia.
"Setelah meeting secara marathon dua hari berturut-turut, Federasi menyimpulkan proses naturalisasi Jordi Amat tidak ada kendala dan akan dteruskan," kata Exco PSSI Hasani Abdulgani yang dipercaya mengurus proses naturalisasi pemain keturunan Indonesia, Jumat (25/2).
Baca juga: Soal Dua Pemain Naturalisasi, Menpora Tunggu Kelengkapan Berkas dari PSSIHasani mengatakan bahwa Jordi tetap dibolehkan untuk membela timnas karena tidak bertentangan dengan amandemen baru tetang article 9.2 (perpindahan federasi di dalam regulation goverming the application of the statutes FIFA 2020). Hasani menjelaskan bahwa pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong mengkhususkan pemain yang punya darah Indonesia.
"Dari sisi statuta FIFA di artikel 7 menyatakan pemain yang tidak pernah bermain di Indonesia itu tidak dibolehkan membela timnas. Kecuali ada hubungan ikatan darah dari kekek, nenek, ayah atau ibu yang pernah tinggal di sini," ujar Hasani.
Hasani membeberkan alasan Shin Tae-yong mendukung keputusan tersebut lantaran tidak mau sembarang memilih pemain. Menurut Hasani, ada banyak pihak menyodorkan nama ke Shin Tae-yong, namun yang bersangkutan tidak mau materi sejajar dengan pemain lokal.
"Saya mau yang di atas (kualitasnya). Kenapa tidak ada striker, karena striker yang bermain di luar negeri kualitasnya setara dengan pemain lokal," ungkapnya.
Baca juga: Kemenpora Segera Proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy WalshSeperti diketahui, PSSI berencana menaturalisasi 4 pemain berdarah Indoensia yang membela klub di luar negeri. Selain Jordi Amat, ada nama-nama lainnya seperti Sandy Walsh, Shayne Pattynama (Viking FK Norwegia) dan satu pemain yang belum dipublikasikan.
"Saya pikir kalau 4 pemain masih oke, timnas kan ada sampai 25-29 pemain. Kalau lebih dari itu kita tidak setuju. Tapi dasarnya adalah Shin Tae-yong ingin membangun timnas jadi yang terbaik, tidak hanya di Asia Tenggara tapi juga di Asia," jelasnya.
Di sisi lain, Sekjen Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewabroto mengaku belum menerima dokumen berkas pemain dari PSSI terkait naturalisasi pemain. Ia sejauh ini masih menuggu dari PSSI. "Penginnya sih kami cepat. Lha belum terima gitu, mau gimana mas," kata Gatot menjawab pertanyaan netizen di media sosialnya.
Baca juga:
Timnas Indonesia Batal Ikut Piala AFF U-23, Begini Kata Menpora
Timnas U23 Batal Ikut Turnamen Piala AFF U23 di Kamboja(asf)