Keputusan Exco PSSI soal John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia dinyatakan sah dan kuorum. Namun, kontrak belum final karena masih dalam tahap negosiasi sebelum diumumkan resmi oleh Ketua Umum.
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI sudah menetapkan 12 anggota Komite Eksekutif (Exco PSSI). 12 nama terpilih melengkapi kepengurusan PSSI di bawah nahkoda Ketua Umum terpilih, Erick Thohir.
Saat ini, sepak bola wanita di Indonesia masih terpinggirkan. Misalnya, dalam beberapa tahun terakhir tidak digelar kompetisi berjenjang untuk para kaum hawa.
Nama Iwan Budianto masuk dalam bursa Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023/2027 yang dirilis oleh Komite Pemilihan (KP) PSSI. Iwan Budianto sebelumnya telah menyatakan mundur sebagai Waketum PSSI dan ingin membesarkan Arema FC.
Prioritasnya antara lain menjalin komunikasi dengan para keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Aremania, dan stakeholder sepakbola di Malang Raya untuk membicarakan masa depan Arema FC.
PSSI menetapkan 11 anggota komite untuk menyusun anggota kepengurusan federasi 2023-2027. Komite terdiri dari tujuh anggota Komite Pemilihan (KP) dan empat anggota Komite Banding Pemilihan (KBP).
CEO Arema FC, Iwan Budianto menyatakan tidak akan lagi masuk jajaran Exco PSSI periode 2023-2027. Alasannya karena tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022.
CEO PSCS Fanny Irawatie mengaku tak tahu menahu mengenai surat yang beredar terkait penundaan Liga 2 musim ini. Dirinya merasa tidak menandatangani surat tersebut.
Teddy Tjahjono mengatakan, keputusan tersebut tentunya akan berdampak kepada kompetisi Liga 1. Dengan diberhentikannya kompetisi Liga 2, maka Liga 1 yang masih bergulir tidak ada regulasi promosi dan degradasi.
Executive Committe (EXCO) PSSI mulai mengutak-atik posisi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Ada wacana posisi Shin Tae-yong digulingkan olh Exco PSSI karena tak kunjung memberikan prestasi bagi Indonesia
Persipura Jayapura mengkritik keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI menghentikan Liga 2 musim 2022/2023. Klub Mutiara Hitam menilai keputusan PSSI terlalu terburu-buru.