LANGIT7.ID, Jakarta - Keberhasilan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai mendorong kepercayaan dari Uni Emirat Arab (UEA).
Respons positif tersebut membuat
Menteri BUMN, Erick Thohir tertarik untuk meningkatkan kerja sama pada sektor kesehatan, pangan, dan energi.
"Kehadiran pandemi membuka mata kita dan menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat ketahanan pangan, kesehatan, dan energi," lanjut Erick dikutip Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Syarat Tes Covid Perjalanan Domestik Dihapus, Menteri Erick: Semoga Bawa KemudahanErick menyampaikan, Kementerian BUMN sejak awal menaruh prioritas terhadap tiga sektor tersebut. menurutnya, antusiasme dari UEA didasari dengan pencapaian laba bersih BUMN secara konsolidasi yang meningkat signifikan.
“Menteri Suhail Mohamed Al Mazroei sangat antusias mendengar paparan transformasi BUMN, laba bersih BUMN secara konsolidasi pada 2021 mencapai Rp 90 triliun atau melonjak tajam dibanding 2022 sebesar Rp 13triliun," ujar Erick.
Menurutnya, angka tersebut menjadi kenaikan luar biasa yang mendapat apresiasi langsung dari Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Mohamed Al Mazroei. “Saat ini BUMN telah memiliki sejumlah holding yakni holding pangan, holding farmasi,
holding rumah sakit serta
holding Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terbuka untuk bekerja sama dengan UEA,” terangnya.
Baca juga: Erick Thohir Apresiasi Animo Warga Tonton MotoGP di MandalikaErick berharap kerja sama dengan UEA tidak sekadar memberikan dampak positif bagi Indonesia dalam membangun ketahanan pangan, kesehatan, dan energi, melainkan juga mampu menaikan daya saing BUMN di kancah internasional.
"UEA akan terus meningkat kerja sama investasi dengan BUMN untuk kemandirian kesehatan, pangan, dan energi. Kita berharap ini akan menjadi kerja sama yang saling menguntungkan," ungkapnya.
(sof)