LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan potensi wisata Likupang sebagai destinasi super prioritas (DSP).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Likupang sebagai DSP menawarkan beragam keindahan alam yang dipadukan dengan kearifan budaya lokal.
"Keindahan alam yang dimiliki menjadi tanggung jawab besar dalam pengelolaan destinasi agar berkualitas, tetap lestari dan mendatangkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sandiaga Uno, dalam konferensi internasional dengan tema “Likupang North Sulawesi: Discover The Hidden Paradise”. dikutip Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Kebijakan Pelaku Perjalanan Domestik jadi Momentum Pemulihan PariwisataOleh karenanya, diperlukan upaya dalam pelestarian alam dan budaya, sehingga dapat menyejahterakan masyarakat.
“Mari kita jadikan pelaksanaan kegiatan konferensi internasional ini sebagai kesempatan untuk membangun kolaborasi dengan menggali semua potensi DSP Likupang dengan 3T (tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu),” ungkap Sandiaga
Sandiaga menuturkan konferensi internasional dilakukan untuk menggali beragam potensi produk wisata Likupang, dan Sulawesi Utara.
“Melalui PP No.84 tahun 2019 Pemerintah Pusat menetapkan Likupang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, dan menjadi salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas Pariwisata di Indonesia,” jelasnya.
Baca juga: Keindahan Desa di Kaki Gunung Merapi, Ramai Pengunjung gegara Ganjar PranowoKeberadaan KEK Likupang tentu saja tidak dapat berdiri sendiri, pengembangan Likupang juga harus dibarengi dengan upaya pengembangan daerah-daerah tujuan wisata lainnya yang terintegrasi dengan daerah penyangga.
“Seperti Manado, Tomohon, Bitung, Tondano, Minahasa Utara dan daerah lainnya agar wisatawan dapat menikmati berbagai pengalaman yang unik dan berkesan,” ungkapnya.
(sof)