LANGIT7.ID, Jakarta - Ustadz Dadang, seorang dai
tunanetra di Garut memiliki impian untuk
umrah ke Tanah Suci Mekkah. Namun keinginannya itu sulit direalisasikan karena terbentur biaya.
Pria berusia 59 tahun asal Kecamatan Cibatu ini mengalami kebutaan sejak kecil. Saat itu, ia sakit dengan suhu badan tinggi. Penglihatannya semakin hari semakin kabur hingga akhirnya buta.
"Hanya Allah yang tahu, ini juga sudah takdir Allah," kata Ustadz Dadang dengan penuh keikhlasan dikutip dari laman ACT, Ahad (13/3/2022).
Baca Juga: Kesabaran Ustadzah Weda Mengajarkan Ngaji Anak-Anak Berbuah ManisKekurangannya itu tak menjadi halangan baginya untuk berdakwah dan mengajar mengaji setiap hari. Tapi kalau bicara soal pendapatan bulanannya, kata dia, tidak lebih dari Rp300.00.
Uang tersebut dipakai untuk menafkahi keluarga. Sementara sang istri membantunya mencari pemasukan dengan menjadi buruh cuci.
"Anak merantau ke luar kota, biar bisa bantu (perekonomian keluarga) juga," ujarnya.
Dalam kondisi seperti itu, Ustadz Dadang memiliki harapan tinggi bisa berangkat umrah ke Tanah Suci Mekkah. Dia berharap impiannya itu bisa terwujud nanti.
"Semoga dengan mengajar mengaji ini, menjadi jalan bagi saya agar Allah memberi kesempatan untuk pergi umroh ke Mekah," harapnya.
(bal)