LANGIT7.ID, Jakarta - Komite Banding PSSI memperkuat putusan dari Komite Disiplin (Komdis) yang menjatuhkan hukuman kepada
Persipura Jayapura berupa pengurangan 3 poin, kalah 0-3 dan denda Rp250 juta, karena menolak atau tidak menghadiri pertandingan menghadapi Madura United dalam lanjutan Liga 1 2021/2022.
“Hasil sidang Komite Bandung yaitu menguatkan SK Komite Disiplin pada tanggal 8 Maret 2022,” tulis Komite Banding PSSI di laman PSSI di Jakarta, pada Rabu (16/3).
Seperti diketahui, Persipura tidak hadir dalam laga melawan Madura United di Bali pada 21 Februari 2022 dengan alasan jumlah pemain mereka tidak cukup untuk berlaga karena Covid-19.
Baca juga: Kena Sanksi Pengurangan Poin, Persipura Ajukan Banding ke Komite BandingManajemen tim Mutiara Hitam sempat mengajukan permohonan penundaan pertandingan melalui surat resmi, namun ditolak oleh operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), karena jumlah pemain Persipura masih lebih dari 14 orang sehingga laga tidak perlu ditunda.
Meski menguatkan putusan Komdis tekait hukuman kepada tim Persipura, namun Komite Banding membatalkan vonis Komite Disiplin PSSI terhadap Manajer Persipura Arvydas Ridwan Madubun.
Arvydas kini bebas dari larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan dan denda Rp50 juta.
Komdis PSSI sebelumnya menjatuhkan hukuman kepada Arvydas Ridwan Madubun karena dianggap berperan aktif dalam menganjurkan dan/atau menyuruh Persipura untuk tidak menghadiri pertandingan melawan Madura United.
Baca juga: Tolak Lawan Madura United, Persipura Dapat Sanksi Pengurangan 3 Poin Persipura pun sempat menunjuk manajer sementara klub, Rudy Maswi.
Sementara itu, masih terkait dengan pertandingan Persipura dan Madura United yang batal digelar, Komite Banding menguatkan putusan dari Komite Disiplin PSSI yang menghukum PT LIB dengan denda Rp250 juta lantaran tidak menjalankan regulasi Liga 1 Indonesia musim ini.
(sof)