LANGIT7.ID, Jakarta - Komite Disiplin (Komdis)
PSSI menjelaskan akar masalah pintu keluar
Stadion Kanjuruhan yang tertutup. Ramai di media sosial pintu keluar stadion tertutup, sehingga penonton berdesakan panik menghindari gas air mata dan jatuhlah banyak korban jiwa.
Anggota Komite Eksekutif (Exco)
PSSI, Ahmad Riyadh, mengungkapkan, pintu stadion tertutup karena telat komando. Dia menyebut, kejadian itu merupakan kelalaian
Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
“Tidak semuanya tertutup, tapi sebagian sudah ada yang dibuka. Yang masih ditutup itu telat komando, belum sampai ke tujuan (penjaga pintu),” kata Ahmad Riyadh dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Baca Juga: 3 Sanksi PSSI untuk Arema FC, Tak Boleh Main di Kandang hingga Denda Rp250 Juta
Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, menjelaskan,
Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, yang mengatur semua alur keluar masuk penonton pintu masuk stadion.
“Dia bertanggung jawab, poin yang harus terlaksana. Saudara (Suko Sutrisno) sebagai petugas pertandingan tidak boleh beraktivitas seumur hidup di lingkungan sepakbola,” kata Erwin.
Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. Dia dianggap tidak mampu mengendalikan penonton yang masuk ke lapangan.
Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot
“Tidak ada kegiatan di luar LOTG
(Laws of The Game) yang berarti, tapi menit ke-7 (setelah laga berakhir) suporter turun dari tribun timur,” kata Erwin.
Komdis PSSI mengaku sudah melakukan sesi wawancara dengan penonton yang pertama turun ke lapangan. Penonton itu mengaku hanya ingin mengucapkan selamat dan menyemangati pemain Arema.
Baca Juga: Cak Nun Minta TGIPF Bekerja Objektif dan Independen Tanpa Intervensi Polri
“Petugas terlambat menghalau penonton untuk kembali. Lalu diikuti penonton lainnya, lalu teman-temannya merangsek, lalu keamanan turun untuk menembak (gas air mata). Kami melihat pintu tidak dibuka sejak menit ke-80. Ada kesalahan panpel, sudah disidang oleh Komdis,” ucap Erwin.
(jqf)