Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Cak Nun Minta TGIPF Bekerja Objektif dan Independen Tanpa Intervensi Polri

Muhajirin Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:44 WIB
Cak Nun Minta TGIPF Bekerja Objektif dan Independen Tanpa Intervensi Polri
Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun (foto: caknun.com)
LANGIT7.ID, Jakarta - Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, mengutarakan kesedihan yang mendalam atas tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 125 korban jiwa. Dia juga meminta Tim Gabungan Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Menkopolhukam, Mahfud MD bekerja dengan objektif dan independen.

"Satu orang mati itu, sama dengan semua orang meninggal dunia. Polri itu sekarang harus merintis budaya mawas diri," kata Cak Nun di kanal Youtube-nya, Selasa (4/10/2022).

Cak Nun juga meminta TGIPF yang dibentuk pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut secara objektif dan independen tanpa ada intervensi dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Baca Juga: Mahfud MD Pimpin Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Segera Ungkap Tersangka

"Kalau bisa Pak Mahfud meyakinkan itu tim independen, objektif, bukan tim Polri. Sebab, kalau tim Polri masih rawan tuduhan. Lho, mosok Polri itu punya kemungkinan salah (dalam kasus Kanjuruhan), masak dia yang memimpin penyelidikan. Itu kan tidak baik untuk preseden hukum nasional," kata Cak Nun.

Tim Medis Harus Dilibatkan dalam Penyelidikan

Cak Nun juga menyoroti kematian para korban. Dia meminta pemerintah melibatkan tim medis atau kedokteran untuk menyelidiki kasus itu. Ini karena kematian ratusan suporter itu bukan karena tawuran antar suporter Aremania dan Bonek.

"Itu meninggalnya harus diselidiki oleh kedokteran. Ini matinya sekian karena ini, sekian karena ini. Ada yang matinya karena terinjak-injak berarti efek dari chaos, ada yang mati karena gas," ucap Cak Nun.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: 33 Anak Meninggal Dunia, Paling Muda 4 Tahun

Penggunaan Gas Air Mata Harus Dievaluasi

Cak Nun juga meminta aparat kepolisian mengevaluasi penggunaan gas air mata dalam melerai kerumunan massa. Menurut dia, gas air mata untuk kebutuhan perang dan terorisme, bukan untuk suporter sepak bola.

"Gas air mata digunakan di mana,itu kan pasti ada aturan mainnya itu. Jangan sampai suporter sepak bola disamakan dengan teroris. Jangan sampai menyelamatkan orang lain dengan cara membunuh salah satu," ucap Cak Nun.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)