LANGIT7.ID, Mataram - Sehari menjelang Race Day seri kedua MotoGP
Mandalika 2022, PT PLN (Persero) meresmikan empat Proyek Strategis Nasional yang memperkuat sistem kelistrikan Pulau Lombok. Empat proyek transmisi jaringan ini nantinya mengalirkan listrik ke wilayah Mataram dari PLTMGU Lombok Peaker.
Keempat infrastruktur kelistrikan yaitu Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV PLTMGU Lombok Peaker-Gardu Induk Switching Mataram dan Gardu Induk 150 kV Switching Mataram. Selanjutnya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Mataram Incomer dan Gardu Induk 150 kV Mataram selesai dibangun dengan menyerap investasi sebesar Rp 500 Miliar.
Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Data Center di Jakarta, PLN Siagakan Sistem Automatic Change Over (ACO)Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini mencerminkan perkembangan teknologi digital. Selain itu, perlu juga melakukan efisiensi operasional dalam penyediaan tenaga listrik guna mewujudkan tercapainya PLN sebagai perusahaan kelistrikan nomor satu di Asia Tenggara.
"Seperti yang kita ketahui, Lombok memiliki potensi pariwisata yang besar dengan kawasan destinasi super prioritas Mandalika. Apabila dapat dimanfaatkan dengan baik dan didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, maka sektor pariwisata Lombok dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat," ujar Darmawan dalam keterangan yang diterima Langit7.id, Sabtu (19/3/2022).
Darmawan menjelaskan bahwa
PLN sangat mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan Mandalika sebagai primadona pariwisata dengan meningkatkan keandalan sistem di Pulau Lombok. Pembangunan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk rumah tangga, perkantoran dan khususnya industri pariwisata di Pulau Lombok.
Baca Juga: PLN Operasionalkan Gardu Kapasitas 200 KVA di Pulau Pasaran"Lima sampai tujuh tahun yang lalu, masyarakat mungkin belum puas dengan kondisi kelistrikan di Lombok. Dengan beroperasinya sistem Ring Lombok ini, masyarakat dapat menikmati listrik dengan kualitas yang lebih baik dan semakin mendukung iklim investasi pariwisata dan perindustrian di Lombok," lanjut Darmawan.
Darmawan juga berharap dengan adanya pasokan listrik yang memadai bagi masyarakat di Lombok, mampu mendukung perubahan pola produksi dan konsumsi masyarakat di era saat ini. "Kami dituntut untuk menyediakan listrik yang andal, listrik menyala 24 jam, dengan kualitas yang lebih baik," tambahnya.
Selain itu, PLN juga memetakan titik perkembangan dan potensi pelanggan, memproyeksi serta memprediksi arah perkembangan zaman. Tidak hanya sebagai perusahaan kelistrikan yang menyediakan energi listrik, tetapi juga menyediakan energi listrik yang ramah lingkungan dengan tetap mengusung semangat dekarbonisasi lewat energi bersih, yaitu energi baru terbarukan (EBT).
"Tantangan yang kita hadapi sekarang lebih kompleks. PLN tidak hanya dituntut menyediakan layanan kelistrikan yang andal, tetapi kita juga dituntut bisa merespon kebutuhan pelanggan dengan cepat. Dengan diresmikan infrastruktur ketenagalistrikan ini, layanan kelistrikan di sistem
Lombok akan semakin andal dan kepuasan pelanggan akan bisa meningkat," jelas Darmawan.
Baca Juga:
PLN Bakal Bangun Battery Energy Storage System Berkapasitas 5 Megawatt
PLN Operasikan 2 Infrastruktur Ketenagalistrikan Strategis di Surabaya(asf)