LANGIT7.ID, Jakarta - Ajang balapan
MotoGP Mandalika menjadi ajang balas dendam UMKM. Banyak dari mereka yang terdampak pandemi Covid-19 dan mulai bangkit di event tersebut.
"Setelah kita persiapkan hampir 2 tahun, MotoGP Mandalika ini yang sudah ditunggu masyarakat sebagai kebangkitan ekonomi," kata Menparekraf,
Sandiaga Uno di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Ahad (20/3/2022) malam.
Sandiaga berharap, keberhasilan ini membawa keberkahan bagi semua pihak. Terutama memulai transisi menuju kehidupan pascapandemi.
Baca Juga: PLN: Kebutuhan Listrik MotoGP Mandalika Meningkat 40 PersenDia menuturkan, salah seorang pemilik homestay di kawasan Kuta, Mandalika, Salamiah, mengaku baru kali ini hotelnya terisi penuh.
"Selain itu, ada salah satu sopir taksi online yang pagi-pagi sudah mendapat penghasilan memuaskan lebih dari Rp1,8 juta," ungkapnya.
Menurutnya, dampak positif itu perlu terus dikembangkan. Sehingga dapat menyambut event ke depan lebih sukses dan bermanfaat.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat, ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia membawa manfaat terhadap 300 UMKM. Di mana mereka mendapatkan peningkatan pendapatan signifikan sebesar Rp1,2 miliar.
Melimpahnya pendapatan para UMKM tersebut, menjadi catatan menarik di gelaran MotoGP Mandalika. Hal itu menjadi salah satu faktor kuat terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM dalam negeri.
"Membangkitkan peluang usaha dari para pelaku UMKM, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional bisa cepat," katanya
Ia berharap keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika, dapat menutup kerugian akibat pandemi Covid-19 dua tahun belakangan.
(bal)