LANGIT7.ID - Meskipun kepala tertutup dengan jilbab bukan berarti abai dengan perawatan kesehatan rambut, terlebih bagi mereka yang lebih dari 8 jam beraktivitas di luar rumah.
Perlu dicermati, kepala wanita berhijab cenderung mudah berkeringat. Bila kerap berkeringat maka rentan berminyak dan memicu berbagai permasalahan, seperti, ketombe, rambut kering, hingga kerontokan.
Karena itu, wanita berhijab perlu memberi perhatian khusus terhadap perawatana rambut. Tidak terlalu rumit kok. Berikut ini cara merawat rambut bagi wanita berjilbab seperti yang diinfokan
Tresemme.com 1. Sisir rambut setiap hari dan lakukan sebelum keramas
Tidak menyisir rambut secara rutin bisa membuat rambut semakin kering. Menyisir rambut setiap hari akan melancarkan sirkulasi darah di kepala sehingga helaian rambut tetap sehat. Aliran darah juga memperlancar penyaluran asupan nutrisi penting ke rambut.
Teknik menyisir juga berpengaruh terhadap kerontokan rambut. Seringlah mengganti pola arah menyisir agar setiap bagian rambut mendapat perlakuan yang sama. Sisir selagi rambut dalam keadaan kering atau sebelum keramas agar kerontokan tidak semakin parah.
2. Menggunakan sampo dan kondisioner khusus untuk masalahan rambut tertentu
Jika rambutmu sudah menunjukkan tanda-tanda kurang sehat, segera lapisi rambut dengan sampo dan kondisioner khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan.
3. Pastikan rambut benar-benar kering
Setelah keramas, keringkan dulu rambut hingga benar-benar kering sebelum menggunakan hijab. Jangan pernah menggunakan hijab saat kondisi rambut masih basah atau lembab. Hal tersebut bisa memicu ketombe dan rasa gatal yang membuat tidak nyaman.
Mengeringkan rambut cukup dengan diangin-anginkan hingga kering, atau menggunakan pengering rambut. Namun pastikan menyetel suhu sedang tak terlampau panas agar tidak merusak rambut.
4. Tidak mengikat rambut terlalu kencang
Rambut juga perlu bernapas. Jadi usahakan untuk tidak mengikat rambut atau menyanggul rambut terlalu kencang.
Menguncir rambut sering dilakukan saat memakai hijab agar rambut tetap rapi. Namun ternyata mengikat rambut terlalu kencang dapat berefek pada rambut patah dan mudah rontok.
5. Istirahatkan rambut ketika tidak memakai hijab
Saat berada di rumah saja, itu merupakan kesempatan bagi rambut untuk beristirahat. Biarkan rambut terurai tanpa tertutup hijab ataupun ikat rambut. Manfaat mengistirahtkan rambut adalah agar kulit kepala bisa bernapas dengan baik. Jika perlu berjemurlah sesaat dengan rambut terurai.
6. Memijat kepala dengan masker rambut atau minyak
Memijat bagian kulit kepala merupakan salah satu metode perawatan rambut dari zaman kuno. Cara ini terbukti efektif karena membantu memelihara kesehatan rambut melalui pijatan sirkular selama 5 menit di daerah kepala.
Pijatan membuat aliran darah lebih lancar, mencegah rambut kering, serta membuat asupan nutrisi ke rambut lebih sempurna. Gunakan masker rambut dari bahan alami seperti alpukat, lidah buaya, atau air mawar untuk memberi sensasi segar saat memijat.
Lakukan perawatan selama 2 kali seminggu untuk membantu menghaluskan rambut, menjaga kelembapan, merawat tekstur rambut yang rusak, dan mempertahankan kilau rambut secara alami.
7. Memilih bahan hijab yang nyaman
Menjaga kesehatan rambut ternyata juga bisa dari pemilihan bahan hijab yang dipakai. Bahan yang nyaman digunakan seperti katun atau sutera lembut adalah material terbaik.
Selain dingin juga mencegah gesekan yang bisa merusak tekstur rambut. Sedangkan bahan sintesis lain bisa berdampak buruk, misalnya membuat rambut mudah patah, bercabang karena gesekan.
Gunakan ciput atau bandana untuk mengantisipasi kerusakan saat berjilbab dengan bahan sintesis agar hijab tidak menempel langsung ke rambut. Ciput yang digunakan mesti yang berbahan katun atau bahan lembut lain.
(arp)