LANGIT7.ID, Jakarta - Lima Events berkolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) akan menggelar Indonesia Muslim LifeFair di Bandung Convention Centre (BCC) pada 9 - 11 Desember 2022.
Muslim LifeFair Bandung ini bertema #NgariungBareng dengan diikuti 230 exhibitor dari 153 brand di Kota Bandung dan daerah lainnya.
“Alhamdulillah, animo pengunjung pada Muslim LifeFair sebelumnya di Jakarta maupun di Yogyakarta cukup baik. Menutup tahun ini, Insya Allah kami memilih Jawa Barat, yakni Bandung karena market Muslim di kota ini cukup besar,” ujar Direktur PT Lima Events Deddy Andu dalam rilis yang diterima Langit7, Kamis (24/11/2022).
Baca juga: Muslim Life Fest Bakal Punya Pasar seperti di Zaman RasulullahNantinya, Muslim LifeFair Bandung akan menempati area seluas 6.658 m2. Ratusan tenant ini siap menampilkan berbagai kebutuhan produk halal dan islami, mulai dari
modest fashion, kosmetik halal,
islamic education, hobbies and communities, islamic book & publisher, halal travel, produk anak, properti syariah,
wedding islami,
multi product, hingga kuliner halal aman & sehat (KHAS).
Tidak hanya bazaar produk muslim, pameran ini juga diisi dengan berbagai rangkaian acara menarik seperti bincang santai, bedah buku,
workshop parenting, public speaking class, kids activities (playground), family activities (tradisional games, estafet run), sharing kesehatan,
fundrising, hingga
outdoor activity (panahan).
"Muslim LifeFair Bandung merupakan event pamungkas tahun 2022 sekaligus merupakan road to Muslim LifeFest 2023," ujar Deddy Addu.
Ia berharap, event
Muslim LifeFair Bandung ini bisa menjadi salah satu stimulan bagi berkembangnya UMKM produk halal dan syariah di Bandung dan sekitarnya. Tak hanya itu, Andu mengatakan, event ini sekaligus juga memberikan kesempatan bagi peserta dari luar Bandung untuk memperluas jaringan dan mendapatkan pasar baru.
“Bandung ini kota kreatif, kulinernya sangat beragam, wisatanya juga bagus-bagus. Kami berharap adanya pameran Muslim LifeFair Bandung bisa menjadi destinasi wisata Islami bagi keluarga, mengisi quality time bersama rekan dan kerabat," tuturnya.
Potensi industri halal dan syariah di Jawa Barat, termasuk di dalamnya Kota Bandung cukup besar. Apalagi, Jawa Barat merupakan provinsi dengan penduduk muslim terbesar di Indonesia.
Di sisi lain, upaya percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Barat pun terus dilakukan. Pada Januari 2022 lalu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Pergub No.1 Tahun 2021 tentang Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jawa Barat.
Pergub tersebut dibuat untuk memperkuat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM halal dan keuangan syariah.
Baca juga: Tingkatkan UMKM Halal Daerah, Indonesia Muslim Life Fair Siap Hadir di YogyakartaDengan potensi tersebut, Andu menargetkan, Muslim LifeFair Bandung 2022 bisa menarik perhatian 25.000 pengunjung.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Surtanas Marpaung juga berharap pameran ini dapat menggairahkan pertumbuhan ekonomi di daerah setempat sekaligus mendorong pelaku UMKM produk halal berdaya saing globai.
Rachmat menyebut, anggota KPMI Korwil Bandung sudah banyak yang menembus pasar nasional maupun ekspor, terutama untuk produk modest fashion, processed food and beverages juga komoditi pertanian seperti kopi, berbagai produk hortikultura dan sebagainya.
KPMI sebagai wadah bagi pelaku usaha muslim terus memberikan pembinaan kepada para anggotanya melalui berbagai program. Mulai dari program edukasi, coaching, hingga pelatihan dan pendampingan ekspor.
Nantinya tiket masuk Muslim LifeFair Bandung 2022 seharga Rp20 ribu melalui aplikasi Lifeshop. Untuk tiket on site dikenakan harga Rp25 ribu.
(sof)