LANGIT7.ID, Yogyakarta - Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) bersama dengan PT Lima Event kembali menggelar kegiatan pameran di Yogyakarta. Acara ini digelar setelah sukses mengadakan Indonesia Muslim Life Fair, dan berhasil menarik perhatian 30 ribu pengunjung di Istora GKB, Senayan Jakarta.
Direktur PT Lima Events Deddy Andu mengatakan
Muslim Life Fair Yogyakarta akan digelar di Jogja Expi Center (JEC) pada 3-5 Juni 2022 mendatang, menjadi bagian dari rangkaian event puncak menuju Indonesia Muslim Life Fest yang akan di gelar di Indonesia Convention Exhibition BSD (ICE BSD) pada 26-28 Agustus dengan luas pameran sebesar 1.800 m2,
"Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi pameran Muslim Life Fair selanjutnya setelah Jakarta adalah langkah yang tepat. Terlebih, Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar memiliki banyak kampus yang mana para millenial adalah target market dari event ini," katanya dalam keterangan pers yang diterima Langit7 Kamis (19/5/2022).
Menurut Andu, pemilihan Yogyakarta juga karena kota tersebut memiliki potensi UMKM produk halal yang luar biasa, dilengkapi beragam destinasi wisata menarik membuat pihaknya optimis event yang dikemas dalam campaign #mlakumlaku dapat menjadi stimulan bagi pengunjung dari luar daerah untuk datang ke Yogyakarta sehingga ekonomi halal dan pariwisata setempat meningkat.
Baca juga: Dikunjungi 30.000 Pengunjung, Muslim Lifefair 2022 Bangkitkan UMKM Lokal"Yogyakarta memiliki potensi UMKM produk halal yang potensial untuk dikembangkan. Berbagai produk UMKM halal mulai dari makanan dan minuman, berbagai kuliner khas Yogyakarta, hingga fashion batik dan sebagainya merupakan potensi besar untuk dioptimalkan," ungkap Andu.
Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah karena daerah tersebut juga menjadi penerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2022.
"Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah provinsi di tanah air yang berdedikasi dalam pengembangan industri halal dan syariah dengan 7 kategori penilaian yakni kategori keuangan syariah, industri halal, keuangan sosial syariah, keuangan mikro syariah, pendidikan ekonomi syariah, pemberdayaan ekonomi pesantren, serta sektor ekonomi hijau dan berkelanjutan," papar Andu.
Menurutnya, Muslim Life Fair Yogyakarta akan diikuti oleh 180 ekshibitor, baik dari Yogyakarta maupun daerah lainnya. Ratusan tenant ini siap menampilkan berbagai kebutuhan produk halal dan islami, mulai dari modest fashion, islamic education, hobbies and communities, islamic book & publisher, halal travel, thibbun nabawi herbal, beauty & pharmaceutical hingga Kuliner Halal Aman & Sehat (KHAS).
"Tidak hanya bazaar produk, pameran ini juga semakin semarak karena diisi dengan berbagai rangkaian acara menarik seperti talkshow, bedah buku, temu penulis, Job Fair, storytelling anak, kids corner, dan Kid’s town," ujarnya.
Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Surtanas Marpaung menjelaskan bahwa pameran Indonesia Muslim Life Fair Yogyakarta menjadi salah satu upaya mendukung program pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Yogyakarta yang kian menunjukkan tren positif meski masih pandemi.
Baca juga: Kenalkan Baju Renang Muslimah, Rocella Manfaatkan Muslim Life Fair 2022"Pada 2021, pertumbuhan ekonomi Yogyakarta melaju sebesar 5,53%, tumbuh di atas ekonomi nasional. Tingginya animo masyarakat terhadap rangkaian acara Muslim Life Fair Jakarta menginspirasi kami untuk melanjutkan pameran serupa di luar daerah," kata Rachmat.
Dengan diselenggarakannya Muslim Life Fair di Yogyakarta, pihaknya berharap pameran ini dapat menggairahkan pertumbuhan ekonomi di daerah setempat sekaligus mendorong pelaku UMKM produk halal agar dapat berdaya saing global.
"Yogyakarta bukan rangkaian Muslim Life Fest terakhir tahun ini. Setelah pelaksanaan di Yogyakarta berakhir, rencananya Indonesia Muslim Life Fair 2022 akan berlanjut ke Purwokerto dan Bandung," tegasnya.
(sof)